Berhasil Atasi Permasalahan Kesejahteraan Sosial, TKSK Kecamatan Dentim Dinilai Tim Peniali TKSK Berprestasi Tingkat Nasional

by Admin 49 views0

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Denpasar Timur masuk nominasi 10 besar dari seluruh Indonesia dalam penilaian pilar-pilar sosial berprestasi tingkat nasional. Untuk mensingkronkan hasil pemaparan yang dilakukan I Gede Sumadi Ekaputra dengan apa yang dikerjakan dilapangan Tim Penilai Kementerian Sosial melakukan penilaian lapangan Kamis (16/11).

Tim Penilai yang di Ketuai Dwi Citawasih disambut hangat Walikota Denpasar  IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra didampingi Kadis Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya di Kantor Camat Denpasar Timur. Sebelum penilai dilakukan Ketua Tim Penilai TKSK Berprestasi Tingkat Nasional Dwi Citawasih bersama Walikota Rai Mantra menyerahkan sepeda motor kepada TKSK di masing-masing kecamatan Denpasar.

Dalam kesempatan ini Walikota Denpasar Rai Mantra mengucapkan terima kasih kepada Tim Nasional karena mempercayai TKSK Denpasar masuk 10 nominasi penilaian. Dengan penilaian ini Tim penilai Pusat memberikan kesempatan kepada TKSK dalam membuktikan pencapaian kinerja dan pemanfaatan bagi masyarakat.

Menurut Rai Mantra TKSK Kecamatan Denpasar Timur sangat membantu  Pemerintah Kota Denpasar dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial sesuai dengan wilayah penugasan di Kecamatan. ”Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada TKSK se Denpasar khususnya kepada I Gede Sumadi Ekaputra yang telah aktif turut mencegah menanggulangi, permasalahan sosial di Kecamatan Denpasar Timur,” ujarnya.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, dalam menanggulangi permasalahan sosial, TKSK Kecamatan Denpasar Timur juga membantu masyarakat kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Agung yang mengungsi di Kota Denpasar.TKSK juga yang bertugas mendata anak-anak KRB Gunung Agung yang bersekolah di Denpasar baik di TK SD, SMP, SMA/SMK dan berkebutuhan khusus.

Untuk membantu ekonomi saat mengungsi, TKSK bertugas memberdayakan pengungsi.Pemberdayaan yang dilakukan pertama secara internal dimana TKSK di Kecamatan Denpasar Timur mengatur warga untuk memasak, menjaga kebersihan dan lain sebagainya. Kedua TKSK juga melakukan pemberdayaan secara ekonomi dengan membuat janur, kerajinan  keben dan kerajinan lainnya. ”Dengan pemberdayaan yang dilakukan TKSK para pengungsi ada keberlangsungan secara ekonomi untuk membeli gas maupun yang lainnya.”Hal ini yang kita sangat banggakan dan hasil dari pekerjaan, Badan Penanggulangan Bencana Nasional menjadikan Kota Denpasar percontohan terbaik dalam pengelolahan data” ujar Rai Mantra.

Tidak hanya itu dalam menanggulangi kemiskinan TKSK Kecamatan Dentim juga melaksanakan pendampingan pada kegiatan pelatihan berusaha bagi keluarga fakir miskin dengan membentuk kelompok usaha bersama (KUBE).Mencegah bencana banjir di Kelurahan Penatih dengan mengadakan kegiatan perbaikan saluran air dan mengadakan fasilitas bak sampah. Serta membantu para disabilitas untuk mendapatkan hak-haknya berupa biaya jaminan hidup setiap bulan dan jaminan kesehatan. ”Untuk menambah semangat mereka bekerja maka Pemerintah Kota Denpasar memberikan motor kepada TKSK di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Ketua Tim Penilai Dwi Citawasih mengatakan, TKSK Kota Denpasar telah terpilih menjadi salah pilar-pilar berprestasi tingkat nasional. Jadi 34 pilar provinsi termasuk Denpasar adalah satu cikal untuk mencari model. ”7 pilar model yang terpilih akan menjadi ditetapkan pilar sosial di tingkat nasional,” ujarnya.

Yang dinilai adalah model inovasinya, aspek program, administrasi dan lainnya yang mempunyai dampak kepada masyarakat.Untuk mengetahui dampak tersebut juga harus ada pengukuran.”Untuk itu saya  berharap agar Kota Denpasar bisa masuk dalam 7 besar. Untuk membuktikan presentasi yang dilakukan I Gede Sumadi Eka Putra dipusat, maka dilakukan penilaian secara langsung seperti saat ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar karena memfasilitasi TKSK dalam bekerja dengan memberikan sepeda motor. Hal ini membuat TKSK Pusat minder karena pusat belum bisa memfasilitasi sarana prasarana kepada TKSK. (Ayu)

Sumber: http://denpasarkota.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>