Viral
Tren Makan Madu Beku Sedang Viral di TikTok, Begini Pendapat Ahli
Tren #frozenhoneychallenge tengah ramai di jagat TikTok. Tantangan memakan madu beku ini telah dilakukan jutaan pengguna TikTok dengan berbagai gaya. Namun, amankah jika dilakukan terus menerus dan dalam takaran banyak?
Tidak jelas kapan dan siapa yang pertama kali mempopulerkan tren ini. Yang jelas, sesuai namanya, tren ini mengharuskan untuk meletakkan madu botolab di freezer selama beberapa jam untuk membuatnya beku.

Setelah jadi, Madu beku itu akan dikeluarkan dari botol dengan cara ditekan. Maka keluarlah madu beku yang menyerupai tekstur jelly. Madu tersebut kemudian dikunyah dengan menghasilkan suara ASMR. Terasa sangat candu menyaksikan tren ini berseliweran, namun bagaimana dengan efek sampingnya?
Seorang Ahli Diet, Christy Harrison akhirnya buka suara soal tren ini. Menurutnya, tren madu beku tidak masalah untuk dicoba, namun jika memakannya terlalu banyak bisa memicu masalah perncernaan seperti sakit perut hingga diare.
“Ini seperti permen madu buatan sendiri, dan saya benar-benar melihat daya tariknya. Tetapi, jika anda memakannya dalam jumlah besar sekaligus, itu mungkin tidak akan terasa enak, sama seperti makan permen dalam jumlah banyak,” ungkap Harrison yang juga sebagai Podcaster di Food Psych itu.
Lanjut Harrison, ada pula dampak buruk yang terjadi jika mengonsumsi madu beku dalam jumlah banyak, seperti kenaikan gula darah dengan cepat, juga memicu lubang pada gigi.
“Madu juga dapat menyebabkan botulisme (infeksi yang jarang namun serius, berpotensi fatal) pada anak-anak di bawah usia satu tahun. Jadi, jangan mencoba tren ini pada bayi anda,” tambah Harrison mengingatkan.
Intinya, sejauh madu beku tidak dikonsumsi terus menerus dalam jumlah besar, maka tidak begitu berbahaya.

