Connect with us

Selain Dongeng, Coba Alternatif Kegiatan Ini Sebelum Anak Tidur

Family

Selain Dongeng, Coba Alternatif Kegiatan Ini Sebelum Anak Tidur

Waktu sebelum tidur adalah momen transisi penting bagi anak, dari aktivitas harian menuju waktu istirahat. Selama ini, dongeng sering menjadi pilihan utama karena mampu menenangkan dan mendekatkan orang tua dengan anak. Namun, ada kalanya orang tua membutuhkan variasi agar rutinitas malam tetap menyenangkan tanpa kehilangan makna kebersamaan dan ketenangan.

1. Mengobrol reflektif tentang hari anak
Mengajak anak mengobrol ringan tentang apa yang ia alami sepanjang hari dapat menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menutup hari. Percakapan ini membantu anak menyalurkan perasaan, mengolah pengalaman, dan merasa didengarkan. Dengan suasana yang tenang, obrolan reflektif membantu pikiran anak rileks sebelum tidur.

2. Melakukan latihan pernapasan atau relaksasi ringan
Aktivitas pernapasan sederhana dapat membantu anak menenangkan tubuh dan pikirannya. Orang tua bisa mengajak anak menarik napas perlahan, menghitung bersama, atau membayangkan hal-hal menenangkan. Kegiatan ini tidak hanya membantu anak lebih mudah terlelap, tetapi juga mengajarkan cara mengenali dan mengelola ketegangan sejak dini.

3. Menuliskan atau mengucapkan hal yang disyukuri
Mengajak anak menyebutkan satu atau dua hal yang ia syukuri hari itu dapat menjadi ritual malam yang menenangkan. Kegiatan ini membantu anak menutup hari dengan perasaan positif dan aman. Kebiasaan bersyukur juga menanamkan pola pikir yang lebih tenang dan optimis, yang baik bagi kesehatan emosional anak.

4. Mendengarkan musik lembut atau suara alam
Musik instrumental lembut atau suara alam seperti hujan dan ombak dapat membantu menciptakan suasana damai menjelang tidur. Aktivitas ini memberi sinyal pada tubuh anak bahwa waktunya beristirahat. Dengan lingkungan yang tenang, anak lebih mudah beralih dari aktivitas aktif menuju tidur yang berkualitas.

5. Membaca bersama dengan pendekatan santai
Jika dongeng terasa monoton, orang tua bisa menggantinya dengan membaca buku ringan, puisi anak, atau bahkan potongan cerita pendek tanpa alur panjang. Pendekatan santai ini tetap menjaga kedekatan emosional tanpa menstimulasi anak secara berlebihan sebelum tidur.

6. Melakukan aktivitas imajinatif yang menenangkan
Orang tua dapat mengajak anak berimajinasi secara verbal, seperti membayangkan tempat yang menenangkan atau kegiatan menyenangkan yang membuat anak merasa aman. Aktivitas imajinatif ini membantu anak melepaskan ketegangan sekaligus menenangkan pikirannya menjelang tidur.

7. Menutup hari dengan sentuhan dan afirmasi positif
Pelukan, usapan lembut, atau kalimat afirmasi sederhana seperti ungkapan cinta dan dukungan memberikan rasa aman bagi anak. Sentuhan dan kata-kata positif membantu anak merasa dicintai dan terlindungi, yang sangat penting untuk kualitas tidur dan kesehatan emosionalnya.

Rutinitas malam tidak harus selalu sama untuk tetap bermakna. Yang terpenting adalah menciptakan suasana tenang, penuh perhatian, dan kehadiran emosional orang tua.

Dengan variasi kegiatan yang tepat, waktu sebelum tidur dapat menjadi momen penguatan ikatan dan ketenangan bagi anak, sekaligus membantu mereka menutup hari dengan perasaan aman dan damai.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Family

Advertisement
To Top