Connect with us

Pura Taman Beji Penyampuhan Tempat Melukat Di Pecampuhan Tukad Badung Untuk Menyembuhkan Sakit Niskala Dan Gangguan Jiwa

Bali

Pura Taman Beji Penyampuhan Tempat Melukat Di Pecampuhan Tukad Badung Untuk Menyembuhkan Sakit Niskala Dan Gangguan Jiwa

Di sepanjang aliran Tukad Badung yang membelah Kota Denpasar terdapat beberapa tempat melukat. Salah satunya adalah Pura Taman Beji Penyampuhan. Pura ini terletak di ujung selatan Banjar Suci Dauh Puri Kangin Denpasar. Lokasi pura terletak persih di area pecampuhan yang mempertemukan aliran Tukad Badung dan aliran Tukad dari arah timur yang diperkirakan berasal dari Dam Wongan.

pura taman beji penyampuhan
Lokasi Pura Taman Beji Penyampuhan tepat di area campuhan Tukad Badung

Karena berada di area pecampuhan, maka pura ini dinamakan Pura Taman Beji Penyampuhan. Menurut Jro Mangku Ni Made Soma, Ida Sesuhunan yang disungsung disini adalah Ratu Gede Dalem Ped, Ratu Ayu Mas Mencorong, Ratu Gede Dalem Pengembak, Ratu Nyoman, Ratu Niang, Ratu Made Agung, Ratu Peranda ini bisa dilihat dari pelinggih-pelinggih yang terdapat di Utama Mandala Pura.

Pelinggih di area Utama Mandala

Saat memasuki jaba pura akan ditemui sebuah pohon beringin besar dimana terdapat sebuah pelinggih. Pohon beringin dan pelinggih ini diyakini sebagai tempat berstananya ribuan wong samar yang menghuni dan menjaga areal Pura Taman Beji Penyampuhan.

pelinggih wong samar pura taman beji penyampuhan
Pelinggih Wong Samar

Selain pelinggih wong samar di jaba pura juga terdapat penyawangan untuk Ratu Gede Tunjang Langit dan Ratu Betara Wisnu.

ratu gede tunjang langit
Pelinggih Ratu Gede Tunjang Langit di area jaba pura.

Dijaga Buaya Kuning

Dari cerita warga sekitar dan juga Jro Mangku, Pura Taman Beji Penyampuhan ini dipercaya dijaga secara niskala oleh seekor Buaya Kuning yang merupakan Duwe dari Pura Dalem Pengembak. Dahulu kala buaya kuning ini sering menampakkan wujudnya terutama saat rahinan tertentu atau saat odalan. Disebelah barat pura terdapat patung buaya kuning yang digunakan sebagai pengayengan Duwe Buaya Kuning.

Lebih lanjut Jro Mangku bercerita kalau di pura ini banyak orang datang melukat untuk memohon kesembuhan dari penyakit niskala atau juga untuk orang yang menderita gangguan jiwa. “Banyak orang-orang dari jauh datang tangkil ke Pura Taman. Biasanya mereka mendapat pawisik untuk datang melukat ke Pura Taman. Untuk mereka yang percaya biasanya akan disembuhkan dari sakit niskalanya,” tutur Jro Mangku Soma saat ditemui dirumahnya yang tidak jauh dari lokasi pura.

pura taman beji penyampuhan
Pura Taman Beji Penyampuhan

Selain melukat untuk kesembuhan, banyak juga yang datang untuk membersihkan diri secara niskala bahkan ada juga yang datang agar dilancarkan usaha/bisnisnya atau dilancarkan untuk naik jabatan.

Proses melukat di pura ini dengan menggunakan air dari campuhan. Menurut Jro Mangku Soma, kalau sebelumnya pemedek yang melukat langsung di area pecampuhan karena di area tersebut terdapat seperti klebutan atau kadang terlihat seperti pusaran air. Namun saat ini karena lokasi yang kurang baik, maka biasanya cukup dengan mengambil air dari area campuhan tersebut.

Sarana upakara yang perlu dibawa untuk melukat adalah : pejati, bungkak dan bunga 5 warna. Untuk hari, pemedek bisa memilih hari rahinan seperti purnama, tilem, kajeng kliwon atau rahinan lainnya.

pemangku pura taman beji penyampuhan
Jro Mangku Ni Made Soma

Jro Mangku Soma tidak setiap saat ada di pura, jadi jika ingin tangkil bisa menghubungi beliau yang tinggal tidak jauh dari pura. Untuk menuju pura Taman Beji Penyampuhan Gang IV Jalan Diponegoro (sebelah toko optik). Jika membawa kendaraan roda empat bisa memarkir kendaraannya di Jalan Diponegoro.

Odalan Pura Taman Beji Penyampuhan jatuh pada Anggara Kasih Tambir, dimana biasanya warga sekitar ngayah untuk nyanggra odalan di pura tersebut.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Bali

Advertisement
To Top