Bali
Bali Rasa Jepang, Ini 5 Fakta Menarik tentang Bunga Tabebuya yang Wajib Kamu Tahu
Mendekati penghujung musim kemarau, ada pemandangan unik di sepanjang ruas jalan Denpasar dan Badung. Pohon Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) yang sebagian besar dijadikan pohon perindang terlihat mulai memekarkan bunganya yang berwarna-warni bak bunga sakura dari negeri Jepang. Fenomena ini sontak menyedot perhatian masyarakat untuk segera mengabadikannya lewat ponsel pintar.
Meski memiliki kemiripan, namun baik Sakura maupun Tabebuya sebenarnya tidak memiliki kekerabatan. Untuk mengenal lebih dekat tentang Tabebuya, berikut 5 fakta Tabebuya yang wajib kamu tahu
Bukan Tanaman Asli Indonesia
Tabebuya bukan merupakan tanaman asli Indonesia, melainkan dari Brasil. Nama Tabebuya awalnya digunakan sebagai nama generik oleh Augustin Pyramus de Candolle pada 1838. Pohon yang juga dikenal sebagai trumpet tree ini tergolong dalam jenis pohon besar yang memiliki tinggi rata-rata 25 hingga 160 kaki.
Musim Mekar Tabebuya
Biasanya Tabebuya mulai berbunga pada penghujung musim kemarau atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, antara September ke November. Namun, melalui rekayasa pupuk, Tabebuya pun dapat mekar meski tidak pada musimnya.
Habitat Tabebuya
Menariknya, spesies ini dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, bahkan tanah kering. Namun, Tabebuya sulit hidup pada iklim yang terlalu dingin. Selain itu, Tabebuya juga dapat beradaptasi dengan cuaca terik serta tahan terhadap penyakit dan hama.
Variasi Warna yang Beragam
Secara umum, Tabebuya hadir dalam berbagai varian warna, seperti kuning keemasan, ungu, putih, merah muda, magenta, dan merah tua (yang jarang ditemukan). Sedangkan, yang sering dijumpai di sepanjang jalan Denpasar dan Badung dominan berwarna putih, kuning, dan ungu. Panjangnya sekitar 3-11 cm, berbentuk terompet, dan bergerombol.
Kelebihan Tabebuya
Meski tergolong tumbuhan besar, berbatang keras, dan sering dijadikan perindang, namun akar Tabebuya tidak sampai merusak bangunan atau aspal jalan. Daunnya pun tidak mudah rontok. Spesies ini merupakan tumbuhna hias populer yang mampu tumbuh di daerah tropis maupun subtropis. Perawatannya pun tergolong mudah karena pemangkasannya hanya cukup dengan menghilangkan tangkai yang rusak atau kering.
Nah, sekarang sudah tahu kan berbagai fakta tentang pohon Tabebuya? Kalian juga bisa menanamnya di pekarangan rumah sebagai hiasan. Bibitnya pun mudah ditemui di penjual tanaman. Yuk, ramai-ramai kita tanam agar Bali semakin cantik! (*)

