Connect with us

Pemkot kembali Gelar Denpasar Book Fair di Tahun 2019

Terkini

Pemkot kembali Gelar Denpasar Book Fair di Tahun 2019

Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar event Bazzar Buku yang dikenal dengan “Denpasar Book Fair” pada tahun 2019 ini. Yang mana, event yang dihelat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar ini bekerja sama dengan Komunitas Madyapadma. Beragam kegiatan turut memeriahkan pelaksanaan kegiatan di tahun 2019 yang akan digelar pada 12 – 14 Agustus 2019 di Aula SMPN 4 Denpasar. 

Kabid Perdagangan Disperindag Kota Denpasar, IB. Yoga Endharta menjelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan ini dikemas berbeda dan lebih kreatif dari tahun sebelumnya. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan di Denpasar Book Fair 2019 ini di antaranya, Pameran Buku yang melibatkan Penerbit Indie dan Penerbit Mayor Label, Kompetisi Literasi seperti Lomba Kording, Reportase, Karikatur, dan Resensi yang melibatkan Pelajar SMP, SMA, dan Mahasiswa se-Provinsi Bali.

Selain itu, turut dilaksanakan kegiatan Mendongeng, Bedah Buku, Gerakan Peduli dan Berbagi Buku, Talkshow dan Workshop terkait buku, Pameran Jurnalistik dan Ilmiah, Pertemuan Pers Pelajar se-Provinsi Bali, Pertemuan Ilmiah Remaja se-Kota Denpasar, Diskusi Tele-Conference, Pemutaran Film-Film Karya Madyapadma (BISMA), dan Peluncuran Buku Karya Pelajar dan Mahasiswa. 

Lebih lanjut dijelaskan Gus Yoga, pelaksanaan Denpasar Book Fair 2019 dilaksanakan lantaran hingga saat ini belum adanya kegiatan festival buku di Bali yang efektif dan optimal untuk membangun hubungan timbal balik yang mempertemukan antara penulis buku, penerbit, distributor, konsumen buku, pemegang kebijakan, dan media massa. Sehingga, dari pelaksanaan Denpasar Book Fair 2019 ini dapat menjadi media literasi, sehingga mampu memberikan dukungan dalam membangun iklim perbukuan yang semarak sehingga ikut menggerakan roda perekonomian. 

“Sebagai media literasi tentunya Denpasar Book Fair 2019 ini dapat menjadi wahana bertemunya insan perbukuan guna membangkitkan minat baca masyarakat dan siswa, hal ini lantaran dengan membaca dan merefleksikan pengetahuan akan menimbulkan suatu inspirasi atau ide kreatif dan diharapkan akan muncul aksi positif dalam menunjang Denpasar sebagai kota cerdas atau smart city,” paparnya.

Gus Yoga menambahkan, tentunya kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap eksistensi dari buku di tengah pesatnya perkembangan arus digitalisasi.  “Melalui kegiatan ini besar harapan kami dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membaca sebagai kebutuhan hidup dan mengembangkan industri penerbitan di Kota Denpasar serta menjadi wahana inovasi dan kreativitas hiburan sehat,” ungkapnya. (Ags)

Sumber; denpasarkota.go.id

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Terkini

Advertisement
To Top