Terkini
Bendesa Adat Padangsambian ajak warganya untuk cegah narkoba
Penyalahgunaan narkoba lebih banyak menyasar generasi muda. Dalam hal ini, Desa Adat memiliki peranan penting khususnya dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba karena bersentuhan langsung dengan masyarakat adat Desa Padangsambian. Tugas pemerintah salah satunya bagaimana agar masyarakat tetap aman, nyaman, sehat, sejahtera. Khususnya di kesehatan, ancamannya adalah narkoba. Yang apabila disalahgunakan, berakibat racun di dalam tubuh dan akan lebih membahayakan lagi apabila sudah mengenai saraf-saraf tubuh.
“Bayangkan nanti kita tidak akan memiliki generasi yang sehat, cerdas, tangkas, di masa depan. Padahal kita kedepannya memerlukan generasi pemimpin-pemimpin yang tangguh,” ungkap Jro Bendesa Adat Padangsambian,
Ancaman narkoba layaknya gunung es. Di mana tampak kecil di permukaan, namun masalah dibawahnya lebih besar dan berdampak di masa depan. Oleh sebab itu Bendesa Padangsambian mengajak seluruh perangkat Desa Adat Padangsambian, untuk bergerak. “Bergerak tidak pada penyelesaian masalahnya, tetapi pada upaya pencegahannya. Darimana, dari keluarga. Dengan cara apa, komunikasi, cinta kasih,” jelasnya.
Pihaknya berharap, kedepan bisa terjalin sinergitas antara Polda Bali dan Desa Adat Padangsambian untuk bersama-sama melaksanakan sosialisasi berkaitan dengan bahaya narkoba. “Namun sebelum dilakukan sosialisasi perlu pemahaman terlebih dahulu. apa yang dimaksud dengan narkoba, dampak-dampaknya, baru disosialisasikan,” tandasnya.
Dengan salah satu Kegiatan pendataan penduduk non permanen di wilayah Desa Padangsambian, Untuk diketahui kegiatan sidak duktang ini adalah untuk penertiban Administrasi Kependudukan dan untuk menciptakan desa yang aman, damai yang terhindar dari pengaruh negatif seperti peredaran obat terlarang narkoba, miras, dan tindakan kriminal lainnya. Dalam pendataan disampaikan juga himbauan untuk taat pada protokol kesehatan serta agar penduduk non permanen segera melakukan vaksinasi Covid-19.
Lebih lanjut dikatakannya, selama kegiatan kami terus mengingatkan dan mengedukasi kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan anjuran prokes baik itu menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan. (*)

