Connect with us

Kelurahan Penatih Unggul di Pelayanan “Sipena” dalam Lomba Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar

Terkini

Kelurahan Penatih Unggul di Pelayanan “Sipena” dalam Lomba Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar

Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kota Denpasar merupakan kompetisi dan evalusi hasil pembangunan desa dan kelurahan yang dapat mendorong kebersamaan dari tingkat  kota, provinsi, dan nasional. Kelurahan Penatih sebagai perwakilan Kecamatan Denpasar Timur dinilai oleh Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar pada Senin (15/7) pagi di Wantilan Desa Adat Penatih.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana, dan seluruh masyarakat kelurahan setempat.

Lurah Penatih, I Wayan Astawa mengatakan, ditunjuknya sebagai Duta Kecamatan Denpasar Timur dalam Lomba Desa/Kelurahan tahun ini yang memiliki beberapa inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dijelaskan bahwa jumlah penduduknya 9.700 jiwa lebih, luas wilayah 281 hektar, terdiri dari 10 banjar adat, dan 10 lingkungan berbatasan dengan Desa Jagapati, Kabupaten Badung, Desa Kesiman Petilan, Desa Peguyangan Kangin, dan Desa Penatih.

Menurut Lurah Astawa pemberian pelayanan telah dirangkum dalam inovasi teknologi informasi lewat “Sipena” (Sistem Pelayanan Penatih) dengan pelayanan cepat, tepat, dan akurat karena semua data penduduk sudah masuk dalam sistem Sipena.

“Sistem ini terus kami update seperti telah terintegrasi dengan data-data dasar keluarga di Dasa Wisma. Hingga, kami terus berinovasi dan strategi lewat data Sipena sebagai dasar dalam perencanaan ke depan. Di samping itu kami juga menguatkan pelayanan ini lewat respon cepat Pemkot Denpasar, sehingga terkoodinasi dengan baik dalam mengatasi permasalahan dari tingkat kelurahan hingga kota.”

Tambahnya, bank sampah juga memiliki inovasi memberikan kredit pinjaman, sampah dapat menjadi berkah bagi masyarakat. Sampah yang dapat diolah kembali juga dilakukan dan mampu memebrikan nilai ekonomis.    

Walikota Denpasar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis DPMD Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana, mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini sangat penting karena melalui kegiatan ini dapat memperkuat komitmen dalam mensinergikan sebagai upaya mewujudkan efektivitas pemerintahan desa dan kelurahan dalam mendukung percepatan pembangunan yang berwawasan budaya. Program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah sebagian besar diarahkan di perdesaan atau di kelurahan, mengingat tujuan utama sebuah pemerintah dibangun adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

Ketua Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kota Denpasar, I Made Sumarsana, mengatakan sasaran dari lomba desa ini sesuai Permendagri No. 81 Tahun 2015 adalah desa dan kelurahan yang berkembang, yang sesuai dengan hasil validasi data, serta berinovasi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan.

Terlebih, lomba desa dan kelurahan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam mendorong usaha pembangunan masyarakat atas tekad dan kekuatan sendiri sekaligus meneliti keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam membangun desa atau kelurahan.

“Oleh karena itu, melaui lomba mari kita berdayakan masyarakat untuk mengatasi permasalahan pembangunan di Kelurahan Penatih khususnya di Kota Denpasar,” tandasnya. (Arm)

Sumber; denpasarkota.go.id

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Terkini

Advertisement
To Top