Terkini
Denfest 2019 Mengambil Tema “Jentera Kebahagiaan”
Kegiatan tahunan yang ditunggu-tunggu segenap masyarakat Kota Denpasar akan segera tiba.
Denpasar Festival (Denfest) 2019 sendiri merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penciptaan produk unggulan Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat.
Spesialnya, pada tahun 2019 ini Denfest akan mengambil tema ”Jentera Kebahagiaan”.
Direktur Deva Communicayions, Putu Suwitra mengungkapkan tema ini diambil sebagai bentuk konsistensi Pemkot Denpasar dalam pengurangan penggunaan kantong plastik di Denpasar.
Sebagaimana gelaran Denfest tahun lalu, komitmen Say No to Plastic dalam gelaran ini juga terbilang sukses.
Jentera Kebahagiaan, kata dia, mencerminkan mandala kebahagiaan yang bersumber dari pertalian dan perikatan yang kuat dan saling memperkaya antar pribadi, kerabat, keluarga dan komunitas dalam skala yang luas.
”Denpasar adalah tenun kreativitas demi kebahagiaan baik sebagai pendakian spiritual penghidupan sehari-hari, ekspresi diri, perekat kebersatuan dan lata mahosadhi ‘obat’ dalam mencapai keseimbangan dan kebahagiaan lahir dan batin,” ungkapnya.
Sehingga dalam Denfes 2019 nantinya akan disuguhkan beberapa program unggulan seperti workshop pembuatan sedotan dan tote bag non plastik, upcycle t-shirt, composting sampah rumah tangga, how to be happy relaksasi dan gaya hidup sehat urban, branding dan packaging.
Tak hanya itu kegiatan ini juga akan mengadakan sebuah Talkshow Nasional Refleksi 12 tahun Denpasar Festival bersama Wali Kota Denpasar Rai Mantra dan launching kegiatan pilar kebudayaan Denpasar.
Talkshow berskala nasional ini akan menghadirkan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra selaku tokoh sentral di balik lahirnya Denpasar Festival, untuk mengulas dan mengisahkan perjalanan 12 tahun Denfest sebagai wahana yang berkontribusi besar, baik secara kultural, sosial dan ekonomi bagi dunia Orange Economy di kota ini.
Sementara, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik dengan adanya gagasan tema Jentera Kebahagiaan ini.
Menurut dia, tema tersebut mencerminkan dari indeks kebahagiaan Kota Denpasar tertinggi di Bali, yaitu 7,4.
Rai Mantra kembali menegaskan agar tidak menggunakan plastik dan diusahakan tidak ada sisa makanan, seusai menikmati kuliner di Denfest.
“Masalah plastik kita harus terus galakkan khususnya melalui kegiatan Denfest ini, sehingga kesadaran masyarakat akan bahaya kantong plastik semakin meningkat,” ungkapnya
Selain itu, Denfest harus tetap menonjolkan produk kerajinan kriya, produk kerajinan UMK Kota Denpasar yang mencerminkan konsep Orange Economy yang membangun Denpasar sebagai domain ‘mindfacture’ dan bukannya domain ‘manufacture’.
”Sebuah pendekatan pembangunan kota yang bersandar kepada kekayaan dan keunggulan kreativitas seni dan budaya dibandingkan dengan eksploitasi kekayaan alam dan pembangunan pabrik-pabrik mesin raksasa.
Sumber ; denpasarkota.go.id

