Connect with us

Galeri Zen1 Ekspansi Galeri Cabang Kesiman hingga Andrew White Buka Pameran ‘Bhuta Kala Plastik Poleng’

Terkini

Galeri Zen1 Ekspansi Galeri Cabang Kesiman hingga Andrew White Buka Pameran ‘Bhuta Kala Plastik Poleng’

Setelah sukses menggelar berbagai pameran di beberapa tempat, kini Galeri Zen1 semakin berkiprah dengan mengekspansi galeri baru yang berlokasi di Second Floor Coffee. Momen bahagia ini juga disambut dengan pameran tunggal Perupa Made Bayak yang bertajuk ‘Bhuta Kala Plastik Poleng’. Menariknya, artis sinetron Andrew White mendapat kehormatan untuk membuka jalannya pameran pada Sabtu (15/5) di Second Floor Coffee, Jalan Bypass Ngurah Rai No.86, Kesiman, Denpasar Timur.

Made Bayak mempersembahkan salah satu karyanya untuk Andrew White – Admin

Nicolaus F Kuswanto, selaku Direktur Galeri Zen1 mengutarakan mengapa ia dan timnya memilih Second Floor Coffee sebagai rumah baru bagi koleksi-koleksi lukisan Galeri Zen1. Menurutnya, branding dari coffee shop yang lokasinya berdekatan dengan Patung Titi Banda ini cukup bersanding dengan Galeri Zen1 yang menjunjung estetika dan kualitas. Selain itu, lokasinya yang strategis juga menjadi poin penting untuk dilirik oleh para penikmat seni lokal dan internasional.

Selain peresmian galeri baru, Galeri Zen1 juga mempersembahkan sebuah pameran tunggal dari seniman Made Bayak yang bertajuk ‘Bhuta Kala Plastik Poleng’ di laintai 2 dan 3 Second Floor Coffee. Artis yang pernah menghiasi persinetronan Indonesia, Andrew White terlihat hadir bersama sang istri, Nana Mirdad untuk membuka pameran yang berlangsung hingga 13 Juni itu.

Opening Galeri Zen1 Cabang Kesiman – Admin

“Saya sangat senang, karena sebagai kolektor baru kita kan bingung juga nyarinya ke mana, mulainya di mana. Dengan dibukanya galeri ini, dia lebih kasih jalur orang-orang untuk lihat artwork, apalagi lihat artwork yang Bali asli. Jadi, kita bisa lebih kenal pelukis-pelukis dari Bali,” ungkap menantu Pesinetron Lidya Kandou itu.

Pria yang sedari kecil hidup di Bali dan kini menetap di Sanur itu juga mengaku telah mengoleksi beberapa lukisan dari perupa Bali dan Indonesia. Seleranya cenderung ke realis sedangkan istrinya lebih menikmati lukisan abstrak dan berwarna.

Kurang lebih terdapat 26 karya yang dipamerkan Made Bayak, perupa dengan aliran kontemprer yang sering kali mengusung tema lingkungan, atau plastikologi. Plastikologi berarti mengubah sampah plastik menjadi sebuah karya seni dengan memasukkan kampanye tentang bahayanya sampah plastik bagi lingkungan.

Potret Made Bayak bersama salah satu karyanya – Admin

“Ini merupakan pertama kali saya pameran tunggal di tahun ini setelah sebelumnya beberapa kali tidak berpameran tunggal. Saya lebih sering pameran di luar Bali dan ini kali pertama saya pameran tunggal di Bali. Saya sangat mengapresiasi persiapan dari Galeri Zen1, cukup singkat prosesnya namun semua berjalan dengan baik dari proses kurasi dan lain-lain,” pungkas seniman asal Tampaksiring, Gianyar itu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Terkini

Advertisement
To Top