Bangli – Didalam mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kwartir daerah, Pemerintah Provinsi Bali menetapkan rencana strategis Gerakan Pramuka Bali Lima Tahun kedepan dengan melaksanakan kegiatan Musyawarah Daerah Kwartir Daerah GerakanPramuka Bali Tahun 2024 dengan tema “Perkuat Organisasi Tingkatan Profesionalisme Menuju Gerakan Pramuka Maju Yang Membumi” bertempat Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli pada Jumat, (22/11/24). Yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Bali selaku Sekretaris Mabida Bali (Drs. Dewa Made Indra, M.Si).
Dalam kesempatannya, Ketua Kwartir Daerah Provinsi Bali (Dr. Drs. I Made Rentin, AP., M.Si), mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran pengurus yang telah bersama-sama bahu membahu melakukan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Apresiasi juga kepada Kwarcab Karangasem, yang dalam sejarah lomba tingkat baru saat ini memberikan prestasi terbaik ditingkat nasional. Semoga kedepan akan menjadi motivasi bagi kwarcab lainnya untuk berprestasi. Serta Penghargaan dan ucapan terimakasih spesial kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Bali selaku Mabida yang telah memberikan perhatian dan bantuan sehingga Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali dapat menjalankan roda organisasi sebagaimana mestinya.
Sementara itu sambutan dari Ketua Kwartir Nasional, yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P), menyatakan, Musyawarah daerah ini merupakan agenda penting dalam organisasi Gerakan Pramuka yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka. Sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 30 Undang-Undang tersebut, musyawarah daerah adalah forum pertanggungjawaban organisasi, pemilihan dan penetapan pengurus, serta penyusunan rencana kerja organisasi.
“Pada kesempatan ini, saya ingin mengingatkan bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua Kwartir Daerah harus dilakukan secara transparan dan penuh tanggung jawab. Hendaknya kita memegang teguh Tri Satya Pramuka, yang mengajarkan kita untuk senantiasa menjaga kehormatan dan menjalankan norma serta aturan organisasi. Marilah kita melaksanakan musyawarah ini dengan semangat mufakat, demi menghasilkan kepemimpinan yang lebih baik. Kita juga diharapkan segera melakukan konsolidasi dan menyusun rencana kerja daerah yang selaras dengan perkembangan zaman, kondisi wilayah, dan rencana strategis Gerakan Pramuka tahun 2024-2029, ujarnya”.
“Dalam menyusun rencana kerja, kita harus menanamkan visi yang jelas untuk mencetak generasi muda yang tangguh dan berdaya saing. Adik-adik Pramuka harus dipersiapkan sebagai generasi penerus yang berperan aktif pada momen 100 tahun kemerdekaan Indonesia di tahun 2045, menuju era Indonesia Emas. Saya juga mengapresiasi kebijakan Presiden Republik Indonesia, Bapak Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. Dalam hal ini, Gerakan Pramuka dapat ikut berperan dengan menciptakan program-program yang mendukung kemandirian pangan dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak terkait. Mari kita lanjutkan darma bakti kita demi masa depan bangsa yang lebih baik, tambahnya”.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bali selaku Sekretaris Mabida Bali (Drs. Dewa Made Indra, M.Si), menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Bali Tahun 2024. Sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, musyawarah daerah merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali, dihadiri oleh unsur Pimpinan Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang se-Bali. Saya berharap seluruh agenda yang telah direncanakan dapat dibahas secara serius. Terutama dalam menyusun program strategis lima tahun ke depan, hendaknya seluruh program memperhatikan kebutuhan Gerakan Pramuka agar menghasilkan generasi muda yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, menuju Indonesia Emas Tahun 2045.
“Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Bali, saya berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh agar Gerakan Pramuka di Bali terus maju dan berkembang. Dalam mengimplementasikan hasil Musyawarah Daerah ini, saya harapkan sinergi yang kuat antara Kwartir Daerah dan kebijakan Majelis Pembimbing Daerah. Saya juga mengingatkan bahwa Gerakan Pramuka harus tetap menjaga independensi dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis. Pemilihan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali harus dilaksanakan sesuai mekanisme yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka. Yang terpenting, Ketua yang terpilih harus memiliki kredibilitas dan integritas tinggi, serta komitmen yang kuat untuk memajukan Gerakan Pramuka di Bali, ujarnya dalam kesempatan tersebut”.
“Kepada Ketua Kwartir Daerah yang terpilih, saya harapkan segera menyusun kepengurusan sesuai mekanisme yang berlaku dan melakukan konsolidasi untuk memperkuat organisasi. Pembenahan organisasi yang cepat dan tepat akan menjadi pondasi kuat untuk menjalankan program kerja ke depan, tambahnya juga dalam acara tersebut sekaligus membuka secara resmi MusyawarahDaerah Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Tahun 2024, ditandaidengan Penyerahan Palu Sidang”.
Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Provinsi Bali Tahun 2024 dilaksanakan sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat Kwartir Daerah (Kwarda). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sebelumnya, menyusun rencana strategis ke depan. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Pasi Komsos Siterem 163/WSA (Mayor Inf Ida Komang Widnyana), Kasubdit Bintibsos Sat. Binmas Polda Bali (AKBP Komolo Adi Saputra, S.Km., M.M), Perwakilan TNI AL (Lettu Laut I Gusti Agung), Para Perwakilan OPD terkait dilingkungan Prov. Bali, Para Perwakilan OPD terkait dilingkungan Pemkab. Bangli, Para Pembina Pramuka dan Pengurus Kwarda se-Provinsi Bali, Perwakilan Anggota Pramuka Penegak dan Pandega se-Provinsi Bali.