Terkini
Nelly Gunawan Olah Sampah Kain dengan Teknik
Pameran Kebersihan Kota Denpasar yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Mayor Wisnu, tepatnya di depan Museum Bali, tak hanya mengadakan kegiatan pameran dan lomba pada umumnya. Acara yang berlangsung pada pukul 09.00 hingga 21.00 WITA ini juga diselingi dengan berbagai penampilan menarik, yang sesuai dengan tema pameran kali ini, yaitu ‘Gara-Gara Sampah’.
Pada pameran kali ini, Nelly Gunawan menampilkan beragam rancangan busana upcycle karyanya yang diperagakan oleh delapan staf difabilitas Yayasan Puspadi Bali. Ragam busana yang ditampilkan ini terdiri dari berbagai model, mulai dari busana untuk pria, hingga desain kimono wanita.
Desainer yang berkreasi dalam mengolah limbah menjadi pakaian sejak sepuluh tahun yang lalu ini menggunakan sisa-sisa bahan kain yang dipadukan dengan warna-warna natural. Dari sisa bahan tersebut, Nelly mampu menghasilkan beberapa set kimono yang ditampilkan pada peragaan busana kali ini.
“Pertama kali saya bekerja sama dengan mereka ini sekitar dua tahun yang lalu, dari sana kita bergulir dan akhirnya jadi sering bekerja sama. Untuk latihannya sendiri ini latihannya selama satu hari saja, atau lebih tepatnya semalam saja. Semalam itu kita belajar koreografi dan lain-lain. Cukup menyenangkan juga bekerja sama dengan mereka,” ujar Nelly.
Keterlibatan para difabilitas dalam peragaan busana ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan Nelly terhadap difabilitas. Menurutnya, fashion tidak terbatas pada suatu kalangan tertentu saja, namun milik semua orang. “Bagi saya, fashion itu untuk siapa saja, bukan hanya untuk orang-orang pada umumnya karena semua orang pasti ingin terlihat bagus. Jadi kalau buat saya, siapapun bisa. Kenapa mereka tidak bisa ada di dalam lingkup dunia fashion juga?” jelas Nelly.
Terkait dengan keterlibatannya pada acara ‘Pameran Kebersihan Kota Denpasar’ ini, Nelly berharap ke depannya pameran ini juga dibarengi dengan inovasi-inovasi dalam pengelolaan sampah. “Acara ini bagus untuk meningkatkan awareness masyarakat Denpasar mengenai cara-cara pengelolaan sampah. Saya berharap, di masa yang akan datang pameran ini disatukan dengan pameran teknologi untuk mengolah sampah.
Sumber; denpasarkota.go.id

