Terkini
Ngajum Puspalingga Serangkaian Upacara Memukur Kinembulan Desa Adat Sempidi
Krama Desa Adat Sempidi menggelar Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya secara bersama-sama meskipun ditengah pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat, namun tetap mentaati protokol kesehatan yang ketat. Semangat krama Sempidi ini mendapat apresiasi positif dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri puncak Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya di Desa Adat Sempidi, Kamis (9/7).Bupati Badung Giri Prasta pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada masyarakat karena melaksanakan yadnya bersama-sama sebagai wujud dharmaning leluhur.
Atas nama Pemkab. Badung pihaknya sangat mendukung, semoga karya ini berjalan dengan baik. “Kami juga mengingatkan agar masyarakat tetap melaksanakan prokes yang sangat ketat disaat situasi PPKM Darurat ini, sehingga dapat mengurangi penyebaran virus corona dan mengikuti arahan dari pemerintah,” ujarnya seraya berharap, semua prosesi upacara tersebut dapat diikuti oleh perwakilan satu orang satu keluarga di saat PPKM Darurat ini sebagai tanggungjawab serta wujud bhakti kepada leluhur yang diupacarai.Pihaknya mengingatkan pentingnya karya Pitra Yadnya Kinembulan dan Manusa Yadnya tersebut.
Menurut Giri Prasta, upacara pitra yadnya/atiwa-tiwa, atma wedana dan sarwa prakerti ini merupakan sebuah sarana upacara untuk menyucikan atma sehingga menjadi dewa hyang guru dan melinggih di merajan rong tiga. Banyak rangkaian dari upacara nyekah yang patut dilaksanakan oleh krama sebagai peserta nyekah. Mulai dari ngangget don bingin, murwa daksina, meprelina puspa, meajar-ajar dan terakhir mamitang ke pura dalem dan ngelinggihang di masing-masing merajan. Bupati Giri Prasta berharap rasa ini bisa terus terpatri dan terjaga kebersamaannya dimana kegiatan upacara ini juga untuk ikut melestarikan seni adat dan budaya untuk keajegan Bali.
Sumber : badungkab.go.id

