Terkini
PDAM Denpasar Targetkan Tambahan Pelanggan pada 2020 Mendatang
Pada 2020 nanti, Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma yang sebelumnya bernama PDAM Denpasar memasang target tambahan pelanggan sebanyak 2.600 sambungan. Target ini seiring dengan rencana peningkatan kapasitas air di wilayah Denpasar. Hal tersebut dikatakan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Denpasar, IB Gede Arsana, Rabu (4/9).
Ia mengatakan, untuk dapat mencapai target penambahan pelanggan ini, pihaknya akan melakukan peningkatan kuantitas maupun kualitas pelayanan. Ia mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pemasangan pipa. “Pemasangan pipa ini menyasar hampir di seluruh wilayah Kota Denpasar,” katanya. Dengan pemasangan pipa baru ini menurutnya akan membuat masyarakat yang belum dijangkau bisa terlayani.
Selain pemasangan pipa, pihaknya juga memberikan potongan harga 50% kepada pelanggan baru PDAM Denpasar. Potongan harga berlaku setiap hari kerja dari tanggal 2 hingga 30 September 2019. Potongan harga sebesar 50 persen dari biaya standar Sambungan Rumah (SR) ini berlaku bagi calon pelangan rumah tangga (D1 s.d D5).
Potongan harga juga diberikan kepada Penyambungan Kembali (PK) bagi pelanggan yang belum melunasi rekening air dan denda yang melampaui jangka waktu tiga bulan. Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Denpasar, Putu Yasa, mengatakan, selain melakukan pemasangan pipa, pihaknya juga telah merencanakan untuk melakukan penambahan kapasitas produksi. Hal ini guna menambah jumlah pelanggan sehingga bisa mencapai target.
Untuk tahun 2020 mendatang, pembelian air dari SPAM Tukad Petanu dan SPAM Tukad Penet ditingkatkan. “Untuk pembelian air dari SPAM Tukad Petanu kami tambah menjadi 130 liter per detik, sementara di SPAM Tukad Penet kita tambah dari 80 liter perdetik menjadi 100 liter perdetik,” kata Yasa.
Selain itu, pihaknya juga telah merancang untuk melakukan pembangunan penampungan air atau reservoar di wilayah Serangan, Perumnas Monang-Maning, dan merevitalisasi reservoar yang sudah ada di wilayah Tonja, Denpasar. “Dengan dibangunnya reservoar tersebut, sehingga apabila ada gangguan pelayanan air dari Belusung dan Penet, maka air kita akan tampung dulu di reservoar, sehingga masyarakat itu masih mendapatkan pelayanan air minum,” katanya.
Sumber; denpasarkota.go.id

