Connect with us

Terbiasa Isap Jempol Membuat Anak Jadi Cadel, Begini Cara Mengatasinya!

Family

Terbiasa Isap Jempol Membuat Anak Jadi Cadel, Begini Cara Mengatasinya!

Para orang tua mesti lebih perhatian nih sama anak-anak terutama yang usianya sudah di atas 2 tahun tapi masih suka isap jempol.

Saat masih bayi, mengisap jempol adalah sesuatu yang wajar karena anak sedang berada dalam fase oral yakni fase dimana ia mengalami kepuasaan memasukan sesuatu ke mulut di usia 0-18 bulan. Namun para pakar menyarankan untuk mengatasi kebiasaan mengisap jempol sebelum usia 3 tahun.

Sebelum usia 3 tahun minimalisir kebiasaan isap jempol pada anak ya | Source: istockphoto.com/twinsterphoto

Jika mengisap jempol ini menjadi suatu kebiasaan ternyata dapat merubah bentuk wajah anak, dimana tekanan pada atap mulut bisa menggeser tulang rahang. Selain itu, kebiasaan mengisap jempol juga mengubah cara anak memposisikan lidah di mulut, serta menyebabkan gigi tonggos atau menonjol keluar.

Ternyata tidak hanya sampai disana, perubahan struktur rahang wajah, lidah dan keselarasan gigi juga bisa berdampak pada pola bicara anak dan anak berpotensi mengalami cadel atau kesulitan untuk mengatakan beberapa huruf atau kata.

Agar dampak di atas bisa diminimalisir, sebisa mungkin orang tua membantu anak agar tidak menjadikan isap jempol sebagai suatu kebiasaan. Jika anak sudah berusia 2 tahun dan masih suka memasukkan jempol ke mulut, cobalah untuk mengalihkan perhatiannya dan libatkan dia dengan aktivitas tangan lain seperti main bola, boneka, atau rattle.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Family

Advertisement
To Top