Connect with us

Misteri Pancoran Solas Alas Tapa yang Dijaga Dewi Cantik dan Macan

Bali

Misteri Pancoran Solas Alas Tapa yang Dijaga Dewi Cantik dan Macan

Sudah pernah melukat di Pancoran Alas Tapa? Pelukatan yang dibangun di tahun 2018 ini terletak di Peninjoan, Tembuku, Bangli. Menurut Perbekel Desa Peninjoan, I Dewa Nyoman Tagel Putra Adnyana, 60, pelukatan tersebut menyimpan beberapa hal mistis yang sulit dipercaya akal sehat. Konon, Pelukatan Pancoran Solas Alas Tapa dijaga seorang dewi cantik dan seekor macan.

Diceritakan, sebelumnya Perbebekel Dewa Tagel sempat bermimpi bahwa di lokasi pelukatan tersebut ada sesosok Dewi Kesuburan yang diyakini sebagai Dewi Sri yang didampingi oleh Ratu Bagus yang berwujud harimau. Berangkat dari mimpi itu, ia lalu menginformasikan pada tetua adat untuk menanyakan maksud mimpi tersebut. Menurut tetua melalui ‘pengelihatannya,’ tirta Alas Tapa kerap kali keruh pada malam Purnama, Tilem, dan hari-hari suci lainnya. Diyakini, ada seorang dewi cantik yang bermain dengan seekor macan dalam kolam sehingga meninggalkan air yang keruh.

Pancoran Solas Alas Tapa – Admin

Selain itu, pelukatan yang terdiri dari 11 pancoran ini juga berdekatan dengan sebuah Griya Niskala. Menurut Pengelingsir Dalem Tarukan yang memperoleh pawisik. Pawisik tersebut juga menyebutkan untuk tidak membangun apa pun di areal griya tersebut karena tempat itu milik mereka yang tak kasat mata. Maka, ketika bertandang ke sana, para pemedek akan melihat sebuah gundukan tanah landai kosong yang cukup tinggi di areal Pelukatan Alas Tapa.

Tidak kalah seram, Perbekel Dewa Tagel juga menceritakan sebuah kejadian mistis di sebuah embung (bendungan) yang terletak tepat di hadapan pelukatan. Hal itu diawali oleh beberapa pemuda sengaja berenang di bendungan sedalam kurang lebih 2 meter tersebut. Namun, karena kesakralannya, air embung tiba-tiba meninggi dan membuncah. “Saat itu kami sedang di Surabaya dan kaur kami menelepon, embung niki dipakai tempat berenang, ternyata airnya naik. Makanya, saya perintahkan Sekdes untuk membuat larangan berenang di sana, mungkin itu harus disucikan, akhirnya sekarang tidak ada yang berani berenang di sana,” lanjutnya.

Kesebelas pancoran Pelukatan Alas Tapa ternyata memiliki nama, yaitu Tirta Surya, Tirta Candra, Tirta Alas Tapa, Tirta Julit, Tirta Widyadari, Tirta Banyumas, Tirta Barong, Tirta Sudhamala, Tirta Tunggang, Tirta Butbut, dan Tirta Mampeh. Selain untuk melukat, Alas Tapa juga digunakan sebagai lokasi bersemedi bagi sebagain orang, hal itu sejalan dengan nama ‘alas’ yang berarti ‘hutan’ dan ‘tapa’ yang berarti ‘bersemedi.’ (*)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Bali

Advertisement
To Top