Peristiwa
Patung Kapten Japa Dipasang Di Hayam Wuruk Denpasar
Sebuah patung dengan tinggi kurang lebih 1 meter dipasang di halaman Griya Punia Jati Hayam Wuruk, Denpasar, Bali. Patung ini merupakan patung dari pahlawan Kapten Ida Bagus Putu Japa. Di griya inilah ia dilahirkan dan gugur dalam serangan umum Kota Denpasar pada 11 April 1946.
Ia adalah kakak kandung dari Mantan Gubernur Bali, Prof Ida Bagus Mantra. Pemasangan dan peresmian patung ini dilaksanakan Senin (9/9/2019), dalam rangka Launching Inovasi Veteran Berlebel Diklat PIM IV Angkatan VI Tematik Kepariwisataan 2019. Ketua Panitia, I Ketut Suweta mengatakan pemasangan patung ini dimaksudkan sebagai wujud mengenang jasa pahlawan yakni Kapten Japa.
Ia berharap patung ini tak berdiri sendiri, namun diisi dengan intrumen lain, seperti papan sejarah yang menceritakan tentang serangan umum Kota Denpasar. Juga berisi nama-nama pahlawan yang gugur dalam perjuangan melawan penjajah di Denpasar.
“Tempat ini (Griya Punia Jati) merupakan tempat beliau menghabiskan waktunya dulu, sehingga diharapkan tempat ini juga menjadi tempat kunjungan generasi muda yang ingin mengenal sejarah para pendiri bangsanya, khususnya di Denpasar,” katanya.
Selain itu diharapkan juga akan menambah destinasi wisata di Denpasar, khususnya destinasi wisata sejarah. Selain pemasangan patung, pihaknya juga melakukan pemasangan label di depan rumah para pahlawan yang ada di Kota Denpasar.
“Ini inovasi sederhana tanpa sistem aplikasi, hanya menempal label-label di depan rumah veteran dan pahlawan. Inspirasinya dari rumah prajuru adat dan keliang di Kota Denpasar yang berisi penanda,” katanya. Tujuan penempelan label ini dimaksudkan agar memudahkan pencarian alamat para veteran maupun pahlawan. Dengan demikian, saat penyaluran bantuan akan lebih mudah. Ia mengatakan jumlah veteran pejuang di Kota Denpasar sebanyak 92 orang, anumerta atau pahlawan 69 orang, veteran pembela 106 orang, dan veteran perdamaian 20 orang.
Sumber; denpasarkota.go.id

