Connect with us

Sosialisasi Pengurangan Tas Plastik, Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar Bagikan 300 Tas Ramah Lingkungan

Peristiwa

Sosialisasi Pengurangan Tas Plastik, Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar Bagikan 300 Tas Ramah Lingkungan

Pemkot Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus gencar melaksanakan sosialisasi pengurangan tas plastik, utamanya bagi pembeli di pasar rakyat, sesuai dengan Perwali Nomor 36 Tahun 2018 dengan membagikan 300 tas ramah lingkungan di Pasar Ketapian Sumerta, Pada Jumat (6/3).

Dari aksi ini, sedikitnya 300 Tas Ramah Lingkungan berkantong banyak diberikan kepada pembeli, sehingga kedepanya  transaksi di pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar tak lagi menggunakan tas plastik, melainkan menggunakan berbagai bahan yang ramah lingkungan.
 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, I Ketut Wisada, mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang program pengurangan sampah plastik di Kota Denpasar. Kali ini dilaksanakan di Pasar Ketapian yang merupakan salah satu Pasar besar di Kota Denpasar.

“Sosialisasi kali ini kita laksanakan di Pasar Ketapian untuk memberikan pemahaman kepada warga agar mengurangi penggunaan plastik, karena saat ini penggunaan Tas Ramah Lingkungan di pasar rakyat baru mencapai 54,60%, di Toko atau warung mencapai 86.15% sedangkan di Supermarket dan Mall di Kota Denpasar sudah mencapai 99,60%, untuk itu kita tingkatkan dengan cara membagikan Tas Ramah Lingkungan dengan banyak kantong didalamnya sehingga mempermudah masyarakat untuk menaruh dan memisahkan barang belanjaan agar tidak tercampur,” ujar Ketut Wisada

Lebih lanjut, dikatakan bahwa pelaksanaan kegiatan operasi kantong plastik, sosialisasi Perwali Nomor 36 Tahun 2018 dan pemberian tas belanja ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar ikut peduli mengurangi sampah plastik dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Selain itu, penggunaan tas belanja yang dapat dipakai secara berulang-ulang tentu membantu mengurangi penggunaan tas belanja sekali pakai.

“Seluruh pedagang pasar sebelumnya sudah kami sosialisasikan, dan sekarang sosialisasi dilaksanakan dengan menyasar pembeli sehingga ada perubahan perilaku dan program ini dapat terus dimaksimalkan,” pungkasnya

Sementara itu, seorang pembeli Made Bejiwati, dari Banjar Abiantubuh mengatakan program ini sangat baik dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Saat ini sampah plastik sudah banyak dan dapat kita jumpai di mana-mana. “Program ini sangat bagus dilaksanakan, apalagi Tas Ramah Lingkungan yang saat ini dibagikan sangat bagus yang berisi banyak kantong didalamnya, sehingga bisa mempermudah kita sebagai pedagang untuk memisahkan barang belanjaan dalam satu tas.” Ujar Made Bejiwati (Rah)

Sumber ; denpasarkota.go.id

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Peristiwa

Advertisement
To Top