Relationship
Pas Curhat Malah Dicurhatin Balik, Begini Cara Menanggapinya
Sebel ya kalau seandainya pas kamu curhat sama temanmu, eh temanmu malah curhat balik ke kamu. Siapa nih yang sering mengalami ini, tapi cuma bisa terima-terima saja? Hati-hati lho, kebiasaan ini akhirnya bikin kamu suka memendam sesuatu dan stress sendiri.
Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar ini tidak jadi kebiasaan. Pertama, cukup memberi senyuman dan tidak terlalu menanggapi curhatannya secara berlebihan apalagi sampai memberi nasihat segala. Kamu sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja sehingga kamu memutuskan untuk curhat, dengan menanggapi keluh kesah orang lain akan semakin menguras energimu.

Selanjutnya jika dia terus berkeluh kesah dan kamu benar-benar tidak ingin mendengarkannya, lebih baik cukupkan komunikasi tersebut. Katakan saja kamu sedang ada keperluan jadi mau tidak mau pembicaraan kalian perlu segera diakhiri. Cara ini masih tergolong sopan asal kamu mengatakannya juga dengan sopan.
Terakhir, saat kamu mengetahui temanmu ini tukang curhat dan tidak bisa mendengarkan curhatan orang lain sebaiknya hindari curhat dengannya kalau kamu tidak mau curhatanmu ditanggapi dengan curhatan balik. Cara paling aman saat kamu merasa butuh teman curhat adalah hubungi psikolog atau seseorang yang berpengalaman yang tidak akan berkeluh kesah balik padamu saat kamu curhat dengannya.

Bijak dan selektiflah memilih teman curhat karena curhat itu proses mengeluarkan rasa tidak nyaman yang sebelumnya mungkin sempat kamu pendam, bukan memendamnya kembali dan menambah beban dengan menerima curhatan orang lain.

