Connect with us

Becek dan Kotor! 8 Langkah Ini Pastikan Kebersihanmu Terjaga di Musim Hujan

Health

Becek dan Kotor! 8 Langkah Ini Pastikan Kebersihanmu Terjaga di Musim Hujan

Musim hujan sering membawa perubahan suhu, kelembapan tinggi, hingga meningkatnya risiko penyakit. Mulai dari flu, batuk, demam, diare, infeksi kulit, sampai DBD, semua lebih mudah muncul jika kebersihan tidak terjaga. Karena itu, menerapkan kebiasaan bersih di musim hujan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga pencegahan penyakit. Berikut beberapa cara sederhana namun penting untuk dilakukan.

1. Rutin Mencuci Tangan
Musim hujan membuat virus dan bakteri lebih mudah menyebar, terutama saat kita sering menyentuh permukaan basah atau kotor. Mencuci tangan dengan sabun minimal 20 detik dapat mengurangi risiko penularan penyakit seperti flu dan diare. Pastikan mencuci tangan setelah bepergian, sebelum makan, dan setelah menyentuh benda yang sering digunakan banyak orang. Jika tidak ada air, gunakan hand sanitizer sebagai alternatif praktis.

2. Keringkan Badan dan Baju Setelah Terkena Hujan
Pulang dalam keadaan basah membuat tubuh rentan mengalami penurunan daya tahan. Segera mandi air hangat untuk menghilangkan kotoran, bakteri, dan polusi dari air hujan. Ganti pakaian basah dengan yang kering untuk mencegah iritasi kulit atau masalah pernapasan. Pastikan juga rambut dikeringkan karena kondisi lembap memicu jamur.

3. Perhatikan Kebersihan Rumah dan Permukaan yang Lembap
Musim hujan membuat rumah lebih lembap, kondisi yang disukai jamur dan bakteri. Bersihkan area yang mudah berjamur seperti kamar mandi, dapur, dan sudut-sudut rumah yang jarang terkena sinar matahari. Gunakan cairan pembersih untuk menghindari jamur dan lumut. Selain itu, pastikan ventilasi tetap baik agar udara di rumah tidak pengap.

4. Jaga Kebersihan Air Minum dan Peralatan Makan
Curah hujan tinggi bisa memengaruhi kualitas air bersih. Pastikan air minum direbus hingga mendidih atau gunakan air kemasan yang terjamin. Cuci peralatan makan dengan benar untuk mencegah kontaminasi bakteri. Jika menggunakan penampungan air, bersihkan secara berkala agar tidak menjadi sarang nyamuk atau kotoran.

5. Waspadai Genangan Air di Sekitar Rumah
Air yang tergenang adalah tempat berkembang biak nyamuk, terutama aedes aegypti penyebab DBD. Periksa bak mandi, talang air, pot tanaman, tempat minum hewan, ember, dan area yang memungkinkan menampung air. Terapkan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) barang bekas yang bisa menampung air. Langkah ini sederhana tapi sangat efektif mencegah demam berdarah di musim hujan.

6. Jaga Kebersihan Alas Kaki
Jalanan basah dan berlumpur membuat alas kaki mudah menjadi sarang bakteri. Cuci atau lap sepatu dan sandal setelah digunakan, terutama jika terkena air hujan. Hindari menyimpan alas kaki yang lembap karena bisa memicu jamur dan bau tidak sedap. Gunakan alas kaki yang cepat kering atau anti-air bila sering beraktivitas di luar.

7. Tingkatkan Kebiasaan Hidup Sehat untuk Imunitas
Selain menjaga kebersihan, tubuh membutuhkan imunitas yang stabil di musim hujan. Konsumsi makanan bergizi, perbanyak buah dan sayur, minum air cukup, dan tidur berkualitas. Aktivitas fisik ringan seperti stretching atau olahraga singkat juga membantu menjaga daya tahan tubuh.

8. Siapkan Barang Esensial Saat Bepergian
Bawa payung, jas hujan, tisu basah, tisu kering, hand sanitizer, dan plastik cadangan untuk menyimpan barang basah. Barang-barang ini membantu menjaga kebersihan dan mencegah tubuh terlalu lama dalam kondisi lembap.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Health

Advertisement
To Top