Peristiwa
Dua Tahun Tak Pentas, Para Seniman Ini Obral Peralatan Pentas Untuk Bertahan Hidup
Demi menyambung napas di tengah pandemi, banyak masyarakat yang mau tidak mau harus putar haluan. Dari pekerja kantoran, bisa jadi penjual di pinggir jalan. Begitu juga dengan para seniman yang terhimpit kebutuhan ekonomi ini.
Sebuah video beredar di jejaring Facebook yang memperlihatkan sejumlah seniman tradisional tengah menjajakan peralatan pentasnya untuk diobral. Video tersebut diunggah oleh akun Dani Iswardana pada Minggu (8/8).

Peristiwa tersebut diketahui berlangsung di bekas Pasar Mangu, Ngemplak, Boyolali. Para seniman tradisional tersebut menjajakan dagangannya dengan mobil pick up dan memanggil-manggil orang-orang di sekitar untuk membeli dagangan mereka.
“Monggo, obral wayang kulit. Obral wayang kulit Mas, Mbak, Bu, Pak,” teriak salah seorang seniman dengan toa.
Mirisnya, di antara peralatan yang diobral tersebut tersemat beberapa kalimat-kalimat yang menyayat hati, seperti, “obral gamelan wayang buat beli beras sudah 2 th tidak pentas ndalang,” ucap salah satu poster.

Terdapat beragam peralatan yang diobral oleh para seniman tersebut, di antaranya, baju kebaya, gamelan, wayang kulit, dan properti pentas lainnya.
Sementara, uang hasil penjualan alat-alat tersebut akan digunakan untuk beberapa keperluan, seperti membeli kebutuhan pokok, membayar sekolah anak, dan yang lainnya.

