Bali
Dukung Pelestarian Budaya, GWK Bali Luncurkan Program CSR Budaya Literasi Melalui Pemutaran Film dan Pembagian Buku Cerita
Sejalan dengan visi Garuda Wisnu Kencana (GWK), yaitu turut serta melestarikan budaya Indonesia, maka GWK meluncurkan program CSR (Corporate Social Responsibility) – Budaya Literasi dengan mengundang siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) untuk menyaksikan pemutaran film animasi “Petualangan Garuda Cilik” tanpa dipungut biaya.

Film ini berkisah tentang pengorbanan Garuda mencari air keabadian, Tirta Amerta demi membebaskan Ibunya dari perbudakan. Berbagai rintangan dihadapi dengan keberanian hingga akhirnya setia menjadi kendaraan Dewa Wisnu. Dikemas secara apik, film animasi keluarga ini merupakan hasil karya anak bangsa dan telah berhasil memperoleh penghargaan Piala Citra tahun 2015 sebagai “Film Pendek Animasi Terbaik”.

Program CSR GWK yang bertujuan untuk memajukan budaya literasi sejak dini ini, dilanjutkan dengan melakukan pembagian buku cerita Legenda Garuda Wisnu Kencana kepada siswa siswi Sekolah Dasar di Bali dan sekitarnya. Direktur Operasional GWK Cultural Park, Stefanus Yonathan Astayasa melansir, “Kegiatan ini secara rutin akan kami lakukan setiap bulan dengan mengundang anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar di Bali dan sekitarnya, dengan target sampai akhir tahun 2022 sebanyak dua ribu siswa. Kami selalu mendukung pemerintah dalam upaya-upaya peningkatan budaya literasi dan kami meyakini bahwa budaya literasi harus ditanamkan sejak usia dini. Budaya literasi akan meningkatkan kecerdasan dan tumbuh kembang anak serta meningkatkan wawasan dalam mengembangkan nilai budi pekerti yang baik bagi anak-anak.”

Selain kegiatan di atas, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park senantiasa berupaya melestarikan budaya dengan mengenalkan warisan budaya ke wisatawan yang berkunjung. Bentuk pengenalan tersebut dilakukan salah satunya adalah dengan menyuguhkan pertunjukan beraneka ragam kesenian dan budaya Bali. Tak kurang dari 15 pertunjukan Kesenian Bali, Parade Budaya Bali, dan Kecak Spektakuler ditampilkan dengan Ogoh-Ogoh yang dipentaskan setiap hari.

Marketing Communication Division Head, Andre Prawiradisastra menambahkan, “Menjelang libur akhir tahun, GWK Cultural Park akan menampilkan kembali fasilitas yang sudah lama terhenti yaitu Ruangan Cinema Garuda Sineloka, dimana pemutaran film animasi bertajuk Petualangan Garuda Cilik akan lebih nyaman dengan kapasitas 97 penonton. Kisah Petualangan ini dapat disaksikan setiap jam mulai pukul 10:00 – 17:00 Wita, setiap harinya.”

GWK yang menjadi ikon Indonesia, sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi tahun 2018 dalam perjalanannya selalu ikut melestarikan Budaya. Wisata taman budaya yang memiliki luas kurang lebih 60 Ha yang terletak di Ungasan, Badung ini memiliki beberapa venue antara lain Plaza Wisnu, Lotus Pond, Festival Park yang memiliki luas area hingga 5.000 meter persegi dan kerap menjadi venue pelaksanaan event besar berskala nasional maupun internasional. Amphitheater yang menjadi venue pertunjukan seni dan budaya memiliki daya tampung hingga 500 tempat duduk.
Sebagai salah satu destinasi pariwisata abad ke-21, GWK saat ini berkembang menjadi taman budaya yang menyuguhkan berbagai acara yang meliputi pertunjukkan budaya, atraksi hiburan, beragam karya seni patung juga dan juga seni lansekap tebing-tebing kapur yang unik. Selain itu GWK juga menawarkan destinasi wisata kuliner dengan pesona Bukit Ungasan di Jendela Bali dan Beranda Resto. Bermacam cinderamata unik dan menarik tersedia di Kencana Souvenir.
Untuk Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Guest & Public Relation Department – GWK Cultural Park
Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta – Bali
Telepon: (0361) – 700808 ext. 8115
Email: info@gwkbali.com
www.gwkbali.com

