Career
Jangan Kesal! Ada Lho Manfaat Punya Rekan Kerja Egois dan Enggan Membantu
Dimana pun kita bekerja terutama di ranah perkantoran, tidak bisa dipungkiri drama kantor antar rekan kerja pasti selalu ada dan tidak semua orang bisa merespon drama antar rekan kerja ini dengan tenang tanpa reaktif.
Khususnya jika beban kerja tinggi, dan rekan kerja lain cenderung egois serta terlihat enggan membantu atau jelas-jelas menolak saat dimintai bantuan. Apakah kamu pernah mengalami penolakan dari rekan kerjamu ketika kamu sedang riweh dengan pekerjaanmu dan memang benar-benar butuh bantuan saat itu juga?
Tiap pekerja memang punya jobdesc serta beban kerjanya tersendiri, tak heran mereka yang fokus pada jobdesc-nya saja akan enggan membantu rekan lainnya karena pola pikir ia dibayar hanya untuk mengerjakan apa yang perlu ia kerjakan saja. Daripada kesal dengan mereka yang punya pola pikir seperti ini, ada baiknya kamu memahami manfaat dari mempunyai rekan kerja yang cenderung egois dan enggan membantu tersebut.
1. Kamu lebih bisa bertanggung jawab
Yes, kamu lebih bisa bertanggung jawab terhadap segala jenis pekerjaan yang kamu sanggupi. Ingat, sebelum pekerjaan itu menjadi tanggung jawabmu, kamu sudah menyepakati beban kerja dan apa-apa saja yang menjadi tugasmu, serta negosiasi lain bersama atasan atau orang-orang yang memberikan tugas maupun pekerjaan tersebut kepada kamu. So, kamu mesti tegas dengan dirimu sendiri bahwa kamu perlu menuntaskannya. Next time, mesti lebih bijak ya kalau dapat bagian mengerjakan tugas tertentu, jangan sampai beban kerjamu jauh lebih banyak dari rekan kerja yang lain yang sebenarnya posisinya setara denganmu.
2. Kamu pun belajar tenang dan lebih fasih mengatur pekerjaan
Saat tidak ada yang bisa diandalkan selain diri sendiri, mau tidak mau kamu mesti belajar tenang menyikapi segala yang ada di hadapanmu. Otakmu secara otomatis memikirkan bagaimana mengatur strategi agar pekerjaan tersebut tuntas sebagaimana mestinya. Awal-awal mungkin kamu akan sedikit kelabakan, namun seiring berjalannya waktu kamu lebih bisa mandiri, stabil, dan fasih mengatur apa-apa saja yang mesti kamu kerjakan. Bukan tidak mungkin kamu yang sebelumnya membutuhkan bantuan, malah jadi kamu yang dicari-cari dan dimintai bantuan oleh rekan kerjamu yang lain. Pertanyaannya, siap membantu mereka?
3. Kamu jadi handal dan lebih berpengalaman
Sesuatu yang kamu anggap buruk tidak selamanya buruk kok, termasuk saat kamu butuh bantuan namun rekan kerjamu sama sekali tak ada yang membantu. Itu tandanya tugas atau pekerjaan tersebut memang mesti kamu yang menuntaskannya. Saat kamu memahami proses menuntaskan pekerjaan itu, secara langsung kamu juga jadi lebih handal dan berpengalaman. Semakin banyak pekerjaan yang kamu tangani, semakin banyak pula pengalamanmu. Anggap itu sebagai proses mengasah hard skill yang kamu miliki, dan memaksamu untuk bisa punya habit yang lebih rajin dari biasanya. Siap-siap naik gaji atau bonus menanti.
Yuk ubah keluhan jadi rasa syukur yang bisa kamu panjatkan, dan yang terpenting dari ketiga poin di atas adalah kamu paham bahwa tidak ada pekerjaan yang mudah dan kamu menghargai segala usahamu selama ini.
Kalau hasilnya memuaskan kamu tentu akan bangga, karena itu adalah hasil usahamu sendiri. Jaga kesehatan ya buat kamu si paling diandalkan di setiap tugas dan pekerjaan.

