Relationship
Kebanyakan Minta Maaf Bikin Orang di Sekitarmu Il-Feel, Terus Mesti Gimana?
Lebaran berasa setiap hari nih kalau kamu minta maaf terus menerus, apalagi minta maaf atas kesalahan yang kamu ulangi berkali-kali. Hati-hati lho, orang di sekitarmu bisa il-feel atau hilang respect tuh sama kamu kalau kamu kebanyakan minta maaf.
Selain itu selalu minta maaf juga membuatmu rendah diri dan membuat kata maaf jadi tidak berarti. Meski dari kecil kita diajarkan untuk berani meminta maaf saat kita salah, bahkan kata maaf jadi 3 kata ajaib selain tolong dan terima kasih yang perlu kita jadikan prinsip, tetap saja jika dinyatakan berlebihan tidaklah baik.
Berdasarkan data dari situs Young On Top, rata-rata orang bisa mengatakan maaf sekitar 8 kali sehari. Bahkan 1 dari 8 orang meminta maaf hampir 20 kali dalam sehari untuk hal yang tidak benar-benar mereka rasakan atau tidak penting untuk mereka. Apakah kamu jadi salah satu diantara orang-orang ini?

Jika iya, mulailah memaknai kata maaf tersebut. Menyebutnya terus menerus apalagi saat kamu mengulangi kesalahan yang sama hanya akan mengurangi makna baiknya dan membuatmu tidak dipercaya orang lain.
Dibandingkan mengungkapkan maaf terus menerus, sebaiknya ucapkan kata terima kasih. Misal saat teman kerjamu mengingatkan sesuatu yang kamu sering lupakan, jika kamu sering mengatakan, “Maaf ya aku lupa terus,” lebih baik ganti menjadi, “Terima kasih ya sudah selalu bantu ngingetin aku.”
Perubahannya sederhana tapi kamu bisa merasakan perbedaannya. Kamu pun akan segan untuk mengulangi kesalahanmu yang itu-itu saja. Pahami bahwa mengucapkan maaf bukan untuk sekedar agar situasi dan kondisi kembali baik, namun maaf berarti kamu menyadari kesalahanmu dan tidak mengulanginya lagi.

