Viral
Kok Bisa? Seorang Mahasiswi Curhat Kerja di Toserba Hanya Digaji Rp2.000
Kisah seorang mahasiswi semester delapan yang bekerja di toserba dan digaji hanya Rp2.000 mendadak viral di media sosial. Curhat wanita bernama Amoy ini awalnya diunggah di jejaring Facebook lalu di-repost di Twitter oleh akun @txtdrMagelang.
Menurut mahasiswi jurusan Management itu, ia mulai bekerja di salah satu toserba di daerah Magelang sejak April 2021. Saat itu Amoy melamar dengan ijazah SMK dan sebuah akte kelahiran sebagai jaminan.
“Minta sebuah pendapat kak. Kebetulan saya mahasiswi semester 8 jurusan Management. Saya sejak April kerja di Toserba di daerah kabupaten Magelang. Nah, saya diterima kerja dengan ijazah SMK, dengan syarat diterima harus tahan akte kelahiran,”
kurang lebih demikian sepenggal isi curhatan Amoy pada akun @txtdrMagelang, Rabu (4/8).
Amoy pun menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) setelah diterima bekerja. Menurut perjanjian, ia pun tidak diperkenankan mengundurkan diri secara mendadak. Jika nekat, maka ia harus membayar denda Rp500 – Rp1 juta. Sebenarnya resign dibolehkan, tetapi harus memberi tahu 1 bulan sebelumnya dengan cara baik-baik.
Namun, Amoy terpaksa harus resign dengan alasan tertentu secara mendadak dan menyanggupi membayar denda sebesar Rp500 ribu. Ketika hari gajian tiba, ternyata ia hanya menerima gaji sebesar Rp2.000. Berangkat dari kebingungan itulah, akhirnya ia bertanya siapa sebenarnya yang salah.
Melihat postingan tersebut, sejumlah warga Twitter pun berspekulasi dan memberikan pendapatnya, salah satunya dari akun bernama @hrdbacot.
“Kalau dari slip gajinya itu hrsnya masih dpt gaji secara prorate di sisa masa kerjanya. Di situ tertulis 15,5 hari. Nah ini hrsnya masih terhitung kerja ya hrs dibayarkan. Kalau ada potongan sebesar 99% itu artinya dia dihitung resign satu bulan sebelumnya dong,” cuitnya.
Namun, belakangan diketahui, pihak management dan pimpinan telah mendatangi Amoy untuk meminta maaf dan membayar haknya. Ia juga berterima kasih pada pihak-pihak yang telah mendukung dan membantunya.

