Bali
Melanie Putria dan 1500 Pelari Meriahkan Night Fun Run di HIPMI Bali Festival 2019
HIPMI Bali Festival 2019 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, pada Sabtu (9/10). Gelaran yang berlokasi di Jalan Sulawesi, Denpasar, ini bertajuk “Mandiri Senggol Sulawesi” yang digagas oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali.

Mengapa Senggol Sulawesi? Karena berkaca dari era terdahulu, Jalan Sulawesi merupakan salah satu pasar malam (senggol) di Denpasar. Dalam senggol tersebut, terdapat 4 etnis yakni Bali, Tiongkok, India, dan Arab yang secara tidak langsung mewakili keberagaman di Bali. Kuliner yang disajikan pun mengambil tema kuliner tradisional dari masing-masing etnis tersebut.

“Mengapa memilih pasar karena kami ingin ingat kawitan, kalau di Bali. Jadi, banyak pengusaha-pengusaha muda sekarang yang lupa bahwa awal mula transaksi jual beli itu ada di pasar. Ini yang kita ingin kemukakan lagi pada pengusaha muda,” ungkap Agus Pande Widura, selaku Ketua Panitia
HIPMI Bali Festival 2019 dilangsungkan selama 2 hari, yakni 9-10 Oktober. Pada hari pertamanya, acara dibuka dengan Night Fun Run yang diikuti sekitar 1500 pelari dan juga dibintangi oleh Melanie Putria, Puteri Indonesia 2002. Menariknya lagi, masing-masing peserta juga berkesempatan untuk memenangkan undian sebuah rumah.
“Rumah ini sederhana sebenarnya, rumah tipe 36 yang berlokasi di Tabanan. Tapi itu cukup mengangkat antusiasme bagaimana warga terhipnotis dengan hadiah itu,” sambung Pande saat ditemui di lokasi.
Sementara, Melanie Putria yang juga merupakan salah satu ikon pelari di Indonesia merasa sangat senang untuk turut memeriahkan gelaran Night Fun Run yang berjarak tempuh 5 kilometer dan mengelilingi kawasan heritage Kota Denpasar tersebut.
“Happy banget ketemu dengan teman-teman pelari di sini yang tidak cuma ikut-ikutan tapi menjadikan lari sebagai gaya hidup. Ini bukan yang pertama kali lari di Bali, sebelumnya sering ikut Bali Marathon juga,” ujarnya ramah.

Menurut Pande, gelaran yang didukung penuh oleh Pemerintah Kota Denpasar, Bank Mandiri, dan pihak lainnya ini merupakan yang ketiga kalinya diadakan namun yang pertama kali mengambil lokasi di pasar tradisional. Sebelumnya, gelaran serupa hanya digelar di mall-mall besar. Rencananya, jika gelaran ini mendapat sambutan baik, maka HIPMI Bali akan mengadakan secara rutin di 9 kabupaten kota di Bali. (*)

