Relationship
Mesti Ekstra Sabar, Begini Cara Menghadapi Teman yang Kelewat Perfeksionis
Punya banyak teman memang jadi hal yang menyenangkan tapi apa jadinya kalau ada salah satu teman kamu yang kelewat perfeksionis? Memang awal berteman mungkin kamu akan maklum dengannya, namun lama kelamaan sifat perfeksionis ini bisa jadi terkesan toxic. Apalagi kalau dia mulai mengatur hidup kamu.
Rata-rata orang yang perfeksionis adalah orang yang suka akan keteraturan. Bagi dia teratur adalah bagian dari kesempurnaan. Kalau hanya berkaitan dengan dirinya saja sih bukan masalah, namun akan jadi masalah saat sisi perfeksionisnya ini dia bawa dalam lingkup pertemanan.
Tidak jarang kita temukan banyak orang yang terjebak dalam relasi pertemanan toxic hanya karena salah satu teman mereka terlalu perfeksionis yang ujung-ujungnya jadi posesif. Mulai mengatur ranah hidup dan kebiasaan temannya, terlalu memilih dalam berteman sehingga pertemanannya itu-itu saja, dan masih banyak hal lainnya yang membuat seperti terjebak dalam circle yang menekan.
Nah, kalau kamu punya teman yang kelewat perfeksionis dan mulai mengatur hidupmu ada baiknya bicarakan kepadanya bahwa setiap orang berhak mengatur hidupnya sendiri termasuk juga kamu. Ingat juga berterimakasih kepadanya karena dia sudah begitu peduli padamu namun kamu juga mesti bisa menyatakan dengan berani bahwa kamu punya prinsip hidup sendiri yang tidak bisa dia atur meskipun dia adalah temanmu.
Sabar adalah kunci menghadapi mereka yang kelewat perfeksionis, namun sabar saja tidak cukup. Kamu juga harus lebih berani mengutarakan pendapat atas ketidaknyamananmu karena sikap perfeksionisnya yang membuat hubungan pertemanan kalian jadi tidak sehat.

