Connect with us

NGOBRASS Festival Cegah Korupsi 2021 Itjen Kemendikbudristek

Bali

NGOBRASS Festival Cegah Korupsi 2021 Itjen Kemendikbudristek

Bali, 16 November 2021 – Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengadakan kegiatan NGOBRASS (Ngobrol Bareng Asik Saat Senja) di Holiday Inn Hotel,Baruna Bali pada hari Selasa, 16 November 2021.

Acara NGOBRASS Itjen Kemendikbudristek

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya diadakan di Kota Kupang, NTT. NGOBRASS sendiri adalah rangkaian dari Festival Cegah Korupsi 2021 yang diadakan oleh Inspektorat Kemendikbudristek.

NGOBRASS vol. 2 ini menghadirkan narasumber Dr. Chatarina Muliana selaku Inspektur Jendral (Irjen) Kemendikbudristek, Aceel Sunarto, S.Pd., M.Si. selaku Kabag PLP Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek dan Dr. Drs. I Nyoman Subanda, M.Si. selaku praktisi pendidikan di Bali dan sebagai Ketua Progam Studi MAP Pasca Sarjana Undiknas Denpasar.

festival cegah korupsi 2021
Tari Puspanjali mengawali acara NGOBRASS

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dimana dilokasi acara dihadiri oleh beberapa elemen mahasiswa dan secara daring dihadiri oleh beberapa peserta dari seluruh Indonesia.

Festival Cegah Korupsi yang mengusung tema “Berani Jujur Itu Keren” ini memiliki tujuan untuk pencegahan terjadinya korupsi.

“Kegiatan berkala ini fokus kepada kegiatan pencegahan dimana manfaatnya jauh lebih besar dari kegiatan represif walaupun kami tetap melaksanakan kegiatan represif tersebut,” ungkap Dr. Chatarina Muliana saat sesi wawancara bersama awak media.

ngobrass chatarina irjen kemendikbudristek
Dr. Chatarina Muliana Inspektur Jendral (Irjen) Kemendikbudristek

Lebih lanjut, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi ini mengungkapkan acara NGOBRASS ini mengundang mahasiswa agar para mahasiswa mengetahui tata kelola perguruan tinggi masih rawan atas perilaku-perilaku korupsi.

Tantangan kedepan adalah bagaimana mengubah mindset atau pola pikir untuk membangun perilaku baru yaitu perilaku anti korupsi sehingga perilaku tersebut bisa menjadi budaya kerja dalam suatu organisasi. Untuk mewujudkannya, Dr. Chatarina Muliana mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersama-sama mewujudkannya karena ia dan jajarannya tidak bisa berjalan sendiri untuk mewujudkannya.

Dr. Chatarina Muliana juga menyinggung mengenai salah satu tujuan diadakannya Festival Cegah Korupsi 2021 adalah sosialisasi Rumah Cegah.

Ia menuturkan, Rumah Cegah adalah pelibatan Kemendikbudristek bersama pihak-pihak terkait dalam upaya pencegahan terjadinya korupsi, intoleransi, radikalisme, perundungan, kekerasan seksual, penyuapan, gratifikasi dan fraud serta dimensi lain yang dinilai sebagai pengganggu utama jalannya program-program yang sudah ditetapkan khususnya program prioritas dan bantuan-bantuan pemerintah atau penggunaan fungsi pendidikan dari APBN dapat tepat sasaran.

Setelah diluncurkan bulan Oktober lalu, Rumah Cegah menerima beberapa laporan terutama terkait dengan perilaku korupsi dimana laporan ini berasal dari beberapa kalangan seperti mahasiswa, dosen dan beberapa LSM.

NGOBRASS
Salah satu perwakilan mahasiswa bertanya saat diskusi NGOBRASS

Pada sesi diskusi, menjawab salah satu pertanyaan dari perwakilan mahasiswa yang bertanya mengenai bagaimana cara melaporkan dan bagaimana perlindungan yang didapat, Dr. Chatarina Muliana mengungkapkan bahwa terdapat sistem yang akan melindungi pelapor kasus korupsi terutama dari kalangan mahasiswa sehingga data-data pelapor akan aman dan terhindar dari intimidasi pihak-pihak tertentu.

Drs. I Nyoman Subanda, M.Si. praktisi pendidikan di Bali dan Ketua Progam Studi MAP Pasca Sarjana Undiknas Denpasar.

Korupsi juga tidak selalu berasal dari niat yang disengaja namun karena kurangnya pemahaman terdahap sistem dan aturan yang berlaku. Menurut Dr. Drs. I Nyoman Subanda, M.Si., beberapa kalangan pendidikan yang mengadakan penelitian menjadi kurang fokus terhadap hasil penelitian namun lebih fokus kepada penggunaan anggaran yang diberikan agar dikemudian hari tidak menjadi temuan dari instansi terkait.

Elemen mahasiswa mengucakpak ikran “Saya Mahasiswa Anti Korupsi”

Acara NGOBRASS ditutup dengan sesi mengucapkan ikrar “Saya Mahasiswa Anti Korupsi” yang diucapkan secara bersama-sama oleh elemen mahasiswa yang hadir dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Bali

Advertisement
To Top