Connect with us

Duh, Takut Tertimpa Reruntuhan Gubuknya Saat Hujan, Kakek Ini Terpaksa Tidur di Kolong Meja

Sosok

Duh, Takut Tertimpa Reruntuhan Gubuknya Saat Hujan, Kakek Ini Terpaksa Tidur di Kolong Meja

“Kalau hujan saya milih tidur di kolong meja biar nggak kebasahan. Sekalian berlindung kalau sewaktu-waktu rumah saya ambruk terhantam angin,” tutur Samidi.

Kakek berusia 70 tahun ini telah berpuluh tahun tinggal di gubuk kecilnya yang reyot. Musim hujan adalah tantangan berat baginya karena harus berjibaku dengan atap bocor dan kemungkinan tertimpa bangunan. Maka, ia memilih tidur di kolong meja saat hujan melanda.

Foto: kitabisa.com

Di atas lantai tanah, Samidi tidur tanpa bantal. Tidur di dipan pun ia tak juga nyaman, karena hanya beralaskan tikar seadanya. Tak jarang tubuhnya juga ikut basah ketika air merembes ke lantai.

“Mau bagaimana lagi, saya bersyukur masih punya tempat tinggal meskipun seperti ini,” ujarnya.

Foto: kitabisa.com

Untuk keperluan MCK pun Samidi tak memiliki kamar mandi. Biasanya ia akan pergi ke sungai terdekat dari rumahnya.

Tinggal seorang diri tanpa anak dan istri memaksa Samidi untuk memenuhi kebutuhannya seorang diri. Sehari-hari ia bekerja sebagai buruh pemetik daun cengkeh yang hanya dihargai Rp2 ribu per kilonya. Untuk mencapai 5 kg pun terkadang ia tak sanggup.

“Hasilnya memang hanya sedikit, jadi saya kalau makan harus hemat dan seadanya,” lanjut Samidi.

Meski demikian, Samidi tetap bersyukur dengan apa yang ia punya saat ini. Memiliki tempat berteduh dan bisa makan saja sudah cukup baginya.


Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Sosok

Advertisement
To Top