Connect with us

Cerita Jro Mangku Alit Baba Dibali Pementasan Calonarang Sedah Wong

jro alit baba

Peristiwa

Cerita Jro Mangku Alit Baba Dibali Pementasan Calonarang Sedah Wong

Jro Mangku Alit Baba mengadakan Pentas Calonarang dengan judul Sedah Wong (Nyi Gregek Tunggek). Calonarang ini diadakan di jaba Pura Puri Satria Denpasar. Menurut Jro Alit Baba(begitu ia sering disapa), Calonarang ini sebenarnya akan diadakan pertengahan tahun 2020 namun karena banyaknya halangan saat itu maka diundur menjadi tanggal 25 Desember 2020.

jro alit baba
Jro Mangku Alit Baba

Awalnya ada banyak ide untuk judulnya antara lain Rarung Duta, Ratu Alunateng Dirah, Ambekin Kawisesan Madu Segara dan Sedah Wong. Akhirnya dipilih Sedah Wong karena durasi ceritanya yang singkat. Untuk tempat, ia memilih untuk mengadakannya di areal Puri Satria. Selain tempat yang strategis, ia juga dibantu oleh Cokorda Oka Ratmadi yang juga sebagai penglingsir Puri Satria untuk diberikan ijin menggunakan Jaba Pura Puri Satria. “Saya memilih di Puri Satria karena semua proses disana dimudahkan, tidak perlu bayar sewa dan penglingsir Puri Satria sangat mendukung sekali pementasan ini”, ungkap Jro Alit saat ditemui di rumahnya di bilangan Denpasar. Untuk ijin juga sangat dipermudah oleh pihak-pihak terkait karena dibantu oleh penglingsir Puri Satria.

calonarang sedah wong
Jaba Pura Puri Satria – Foto oleh @pemudabalichannel

Walaupun secara fisik Jro Alit masih sangat muda atau kecil, namun karena tekad dan rasa bhakti yang iklas kepada sesuhunannya ia pun memberanikan diri untuk mengadakan pementasan calonarang. Selain itu juga, dasar dan tujuan ia mengadakan pementasan ini adalah untuk membayar sesangi. Sebelumnya Jro Alit pernah mesesangi jika pasien yang berobat ke tempatnya banyak yang bisa ia sembuhkan, ia akan menghaturkan pementasan calonarang kepada sesuhunannya.
Pementasan calonaranga erat kaitannya dengan dunia niskala. Biasanya dalam pementasaan ini banyak cobaan atau godaan secara niskala, namun hal ini tidak menyurutkan niat Jro Alit untuk tetap menggelar pementasan ini. “Saya bukannya wanen/berani, saya mengadakan pementasan ini hanya berdasar rasa tulus iklas untuk menghaturkan bhakti kepada Ida Sesuhunan. Saya hanya bisa berpasrah agar selalu dilindungi oleh kekuatan-Nya”, cerita Jro Alit.

calonarang sedah wong
Calonarang Sedah Wong – Foto oleh @pemudabalichannel

Pementasan Calonarang dimana Jro Desy(Ibunda Jro Alit) sebagai penanggung jawab acara ini bekerja sama dengan Sanggar SAPD(Semeton Agung Putra Dewata) Kapal. Beberapa seniman muda juga ikut tampil dalam pementasan ini. Pementasan Calonarang tentunya juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit baik untuk seniman maupun upakara. “Kami saat itu benar-benar sangat dibantu dalam hal pendanaan ini. Kami mendapatkan bantuan dari beberapa pihak baik pejabat maupun orang biasa dimana hal bisa meringankan biaya tersebut”, kenang Jro Alit.
Beberapa Sesuhunan hadir atau nyarengin pentas yang dimulai sekitar pukul 20.30 wita ini. Sesuhunan yang nyarengin antara lain : Sesuhunan dari Sanggar SAPD, Sesuhunan Ki Raga Sukma dan seuhunan dari Jro Alit Sendiri.

sesuhunan
Sesuhunan di Calonarang Sedah Wong – Foto oleh @pemudabalichannel

Persiapan secara niskala yang dilakukan Jro Alit adalah dengan menghaturkan piuning ke beberapa tempat dimana hal ini untuk memohon restu agar Ida Sesuhunan melindungi area pertunjukan dan pertunjukan berjalan lancar.
Pementasan Calonarang Sedah Wong tidak menggunakan watangan atau bangke matah karena untuk mempersingkat waktu. “Karena masa pandemi, kami tidak diijinkan untuk durasi pentas yang lama sehingga kami memutuskan untuk tidak menggunakan watangan”, Jro Alit menjelaskan.
Jro Alit yang saat itu nyolahin(menarikan) Ida Sesuhunannya yaitu Ida Ratu Mas Niang Sakti juga bercerita kalau dalam pentas ini awalnya direncakan untuk tidak ada prosesi ngurek. Namun saat pementasan, dari Sanggar SAPD memohon ijin untuk melakukan prosesi ngurek. “Astungkara prosesi tersebut lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Saya saat itu melakukan “Nunas Ica” sebelum prosesi ngurek” cerita Jro Alit.

jro alit mesolah
Jro Mangku Alit Baba Saat Mesolah – Foto oleh @pemudabalichannel

Secara umum, pementasan ini sangat membuat Jro Alit senang dan puas karena pementasan ini berjalan sangat lancar walapun memang ada gangguan-gangguan secara niskala namun tidak mempengaruhi jalannya pertunjukan. Penonton yang datang juga cukup antusias menonton pertunjukan hingga selesai. Selain itu ia senang karena saat itu Ida Sesuhunannya pertama kali napak pertiwi.

jro alit mesolah
Sesuhunan Napak Pertiwi – Foto oleh @pemudabalichannel

Diakhir wawancara, Jro Alit tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada para pihak-pihak yang sudah membantunya baik dari segi dana, ijin maupun tempat. Ia berterima kasih kepada keluarga Puri Satria yang sudah membantu memberikan tempat, Bapak Wagub dan beberapa pejabat dan anggota DPRD yang sudah membantu dana, pihak sanggar SAPD serta pihak keamanan dan desa setempat yang sudah membantu memberikan ijin pementasan. Jro Alit juga mengungkapkan, jika memungkinkan ia akan mengadakan pementasan calonarang di tahun 2022 dimana ia sebelumnya akan mengadakan proses pengerehan terlebih dahulu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Peristiwa

Advertisement
To Top