Sosok
Kakek Nenek Ini Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni, Tiap Hari Hanya Makan Nasi Lauk Daun Talas
Kakek Tahar dan Nenek Darni hanya bisa pasrah saat hujan mengguyur gubuk mereka karena air akan membasahi kasur. Bahkan, untuk makan tiap hari lauknya hanya daun talas.
Pasangan lansia ini hanya bisa menguatkan satu sama lain untuk tetap bertahan di tengah kerasnya kehidupan. Hari tuanya pun dihabiskan dengan keadaan memprihatinkan tanpa bantuan sanak keluarga.

“Setiap hari makan dengan lauk daun lumbu (talas),” ucap Darni.
Dilansir dari unggahan aku Instagram @rumahyatim, keduanya sudah tak bekerja lantaran kondisi fisiknya yang telah melemah.
Dulu ketika masih bekerja, keduanya sempat menjadi buruh tani dengan upah Rp10 ribu per hari. Jumlah yang terbilang sangat kurang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kini, mereka tinggal di gubuk tak layak huni dengan kerusakan di mana-mana, sehingga ketika hujan air sangat gampang masuk ke cela lubang. Belum lagi, mereka harus puas makan nasi hanya dengan lauk sayur daun talas setiap hari.

