Connect with us

Kebahagiaan dan Kebersamaan Peringatan HDI, Ketua K3S Denpasar Perjuangkan Disabilitas Sebagai Pegawai Kontrak

Peristiwa

Kebahagiaan dan Kebersamaan Peringatan HDI, Ketua K3S Denpasar Perjuangkan Disabilitas Sebagai Pegawai Kontrak

Hari Disabitas Internasional (HDI) yang diperingati setiap tanggal 3 Desember menjadi hari special bagi penyandang Disabilitas di Denpasar. Lewat ide Ketua K3S Kota Denpasar Ny. IA. Selly Mantra berbagai kegiatan Disabilitas di Kota Denpasar digelar. Begitu juga runutan dari program-program pemberdayaan bagi Disabilitas di Kota Denpasar terus dilakukan. Perjuangan bagi hak yang sama bagi Disabilitas juga telah dilakukan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar. 

“Setiap peringatan HDI di Kota Denpasar digelar bergai kegiatan, disamping itu tentunya perjuangan kesamaan hak bagi mereka Disabilitas terus dilakukan dengan memberikan kesempatan yang sama mengangkat Disabilitas sebagai pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar,” ujar Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Senin (2/12) saat ramah tamah dengan penyandang Disabilitas di Griya Sebha Sari kediaman Walikota Denpasar, kawasan Renon.

Hadir dalam kegiatan ini Kadis Sosial Pemkot Denpasar Made Mertajaya, para disabilitas Tuna Netra, Disabilitas Tuli, yang tampak bersama-sama membahas kegiatan peringatan HDI. Kebahagaian dan kebersamaan Bunda Selly sapaan akrab Ketua K3S Ny. Selly Mantra bagi Disabilitas sangat tampak. Disabiltas Tuna Netra juga menunjukan kemampuan dalam berpuisi dan bernyanyi.

Lebih lanjut Ny. Selly mengharapkan kepada Disabilitas di Kota Denpasar untuk terus meningkatkan kemampuannya dengan ruang kreatifitas yang terus diberikan K3S bersama Pemkot Denpasar. Dijelaskan bahwa dari tahun 2013 hingga 2019 K3S bersama Pemkot Denpasar sudah mempekerjakan penyabdang Disabilitas sesuai dengan kemampuannya sebanyak 14 orang. Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra tentunya memberikan kesempatan bagi sahabat Disabilitas untuk bekerja sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor : 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Dalam Pasal 35 disebutkan bahwa pemerintah, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. ” Saat ini terdapat 14 orang Disabilitas yang sudah bekerja di lingkungan Pemkot Denpasar sebagai pegawai kontrak sesuai dengan skil mereka,” ujarnya.

Keahlian Disabilitas yang diterima sebagai pegawai kontrak ini seperti Desain Grafis hingga penyiar radio di Radio Publik Kota Denpasar. Beberapa para Disabilitas ini juga telah mengenyam pendidikan hingga Strata I, sehingga mereka ditempatkan sesuai dengan keahlian mereka. Seperti Kadek Winda Dwi Astari penyandang Disabilitas Tuli lulusan Desain Komunikasi Visual yang ditempatkan di Dinas Kominfo Denpasar. Disamping itu ada juga Luh Widiari pemeran Film “Widya” produksi K3S Denpasar bekerja sebagai tenaga kontrak di Dinas Sosial Denpasar sejak Tahun 2013, I Made Adi Widiastra Disabilitas Tuli sebagai tenaga kontrak di Pusat Layanan Autis Disdikpora Denpasar, Ayu Diah Pratiwi Disabilitas Fisik (celebral palsy) bekerja sebagai penyiar radio part time di Radio Publik Kota Denpasar.

Disamping itu juga mempekerjakan Orang Dengan Gangguan jiwa yang sudah sembuh sebagai tenaga kontrak di Dinas Sosial Denpasar, yakni I Nyoman Sudiasa, Agus Widhya Suputra, I Kadek Arimbawa, dan I Nyoman Gede Hindu Pratama. Ny. Selly Mantra juga berharap agar perusahaan swasta turut serta melihat kemampuan Penyandang Disabilitas dan dapat memberikan mereka kesempatan untuk bekerja serta memberikan kesamaan hak. “Mari kita bersama-sama mengapresiasi kemampuan Penyandang Disabilitas dan memberikan mereka kesempatan yang sama,” ujar Ny. Selly, sembari mengatakan dalam kegiatan HDI nanti dilaksanakan berbagai kegiatan dari tanggal 13-15 Desember mendatang di Lapangan Lumintang.

Sementara salah satu penyandang disabilitas Julius mengucapkan terima kasih kepada Walikota, Wakil Walikota Denpasar, Ketua K3S Ny. Selly Mantra dan Wakil Ketua K3S serta Pemkot Denpasar yang telah memberikan kami kesempatan untuk bekerja dan menimba ilmu. “Tentu ini menjadi kebahagian dan kebanggan bagi kami dengan kemampuan masing-masing yang kami miliki bisa menjadi pegawai kontrak di Pemkot Denpasar, semoga hal ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan dapat mengikuti jejak Pemkot Denpasar dalam menerima Penyandang Disabilitas untuk dapat bekerja, dan menerima kesempatan yang sama,” ujarnya. (Pur)

Sumber ; denpasarkota.go.id

Continue Reading
Advertisement
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement
To Top