Peristiwa
Kepolisian Gelar Operasi Zebra Agung 2019 di Tiga Jalan Rawan Kecelakaan di Denpasar, Ini Sebabnya
Operasi Zebra Agung 2019 yang berlangsung dari tanggal 23 Oktober 2019 sampai dengan tanggal 5 November 2019.
Dalam catatan Kepolisian Satlantas Polresta hingga tiga hari ini, Jumat (25/10/2019) terdapat 546 pelanggar.
Ditemui Tribun Bali saat menggelar Operasi Zebra Agung di Jalan Mahendradata, Denpasar, Bali, Wakasat Lantas Polresta Denpasar Iptu Kanisius Franata mengatakan sudah menindak ratusan pelanggar lalu lintas selama 3 hari operasi.
Kanisius mengatakan kebanyakan pelanggar tidak melengkapi surat-surat kendaraan.
“Sampai tiga hari ini kita mencatat dihari pertama pelanggar ada 175, dihari kedua ada 185 dan hari ini ada 186 pelanggar,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Kanisius, Operasi dilaksanakan di beberapa tempat di wilayah Denpasar dan sekitarnya.
Yang ada tiga kategori tempat yang dilakukan razia berdasarkan kerawanannya seperti Rawan Laka atau Kecelakaan Berlalu Lintas, Rawan Pelanggaran dan Rawan Kemacetan.
“Ada beberapa tempat yang kita sasar dalam tiga hari ini yakni di Mahendradata atau Malioboro Gatsu (Gatot Subroto), By Pass Ngurah Rai dan Teuku Umar,” lanjutnya.
Diantara Jalan yang dikategorikan rawan yakni Rawan Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) ada di Jalan By Pass Ngurah Rai hingga wilayah Pesanggaran.
Lalu ada di Jalan Mahendradata hingga di Jalan Gunung Soputan, Denpasar, Bali.
Kemudian untuk tingkat Rawan Pelanggaran tercatat ada di Jalan Sesetan hingga Jalan Pulau Moyo, juga di Jalan Gunung Agung hingga di Jalan Setia Budi, Denpasar, Bali.
Selanjutnya untuk tingkat Rawan Kemacetan ada di titik Jalan Imam Bonjol, Jalan Sunset Road, Jalan Teuku Umar, dan di Jalan Gunung Lumutde
Sumber ; denpasarkota.go.id

