Sosok
Miris, Nenek Penjual Rengginang Ini Tidur di Atas Dipan Kayu Bikin Punggungnya Sakit
Nenek penjual rengginang itu hanya bisa menangis saat menceritakan punggungnya yang sering sakit karena sering tidur tanpa kasur. Belum lagi, ia masih nunggak bayar kontrakan selama dua bulan.

Ia bernama Sum. Permintaan nenek 68 tahun itu sangat sederhana. Ia pun mengungkapkan keluh kesahnya pada tim relawan.
Sum bercerita bahwa dagangan rengginangnya sepi pembeli bahkan tidak laku sama sekali. Padahal, ia sudah berkeliling sejak pagi hingga tengah hari.

Tidak hanya itu, selama berhari-hari Sum juga tidak bisa berjualan lantaran di daerah itu kerap turun hujan yang menyebabkan rengginangnya tidak cepat kering.

Yang paling membuat Sum sedih, sudah dua bulan ia nunggak bayar kontrakan dan tidur pun hanya beralaskan tikar plastik di atas dipan kayu. Sering kali punggungnya merasa sakit dan kaku ketika bangun pagi.
Maka, keinginan sederhananya, Sum hanya ingin bisa membeli kasur dan membayar kontrakan.

