Peristiwa
Perhumas Muda Denpasar Bali Gelar PR Talk tentang Kehumasan
Di tengah situasi pandemi COVID-19, Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Muda Denpasar Bali kembali melaksanakan “Monthly PR Talk” pada hari Minggu, (22/11).
Kegiatan diskusi rutin terkait kehumasan pada bulan ini diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Google Meet. Dengan mengangkat topik ‘Strategi Adaptasi & Inovasi PR di Masa Normal Baru untuk Membangun Kolaborasi’. Pembahasan terkait topik tersebut dilakukan untuk memperluas wawasan dan membangun kesiapan peserta, khususnya yang bergelut dalam bidang Humas, mengingat peran Humas sangat krusial pada peralihan masa krisis menuju ‘new normal’ ini.
Ketua PERHUMAS Muda Denpasar Bali, A.A. Istri Putri Dwi Jayanti, mengatakan bahwa Monthly PR Talk bulan November ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Konvensi Nasional Humas 2020.
“Dalam rangka menyambut Konvensi Nasional Humas (KNH) 2020 yang dilaksanakan 4 Desember 2020 mendatang, kami sekaligus mengadakan Monthly PR Talk yang berkaitan dengan kehumasan,” ungkap gadis yang kerap disapa Gek Tri. Monthly PR Talk ini dihadiri oleh seorang praktisi Humas yang juga menjadi bagian dari PERHUMAS Indonesia, Rizka Septiana, S.SOS, M.SI, IAPR sebagai narasumber.
Didampingi oleh Putriana Sevty, dari anggota PERHUMAS Muda Denpasar Bali yang berperan sebagai moderator. Dalam kesempatan ini, narasumber membagikan pengalaman dan kiat-kiatnya terkait profesi Humas.
Menurut Rizka, seorang Humas memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah perusahaan atau organisasi, terkait dengan komunikasi secara internal maupun eksternal.
Pada situasi pandemi ini dibutuhkan kepekaan untuk saling bahu-membahu dengan berkolaborasi yang nantinya akan menjadi ruang inovasi dan berdampak bagi masyarakat.
“Untuk menyambut era normal baru ini maka diperlukan pelatihan tentang strategi secara substansi yang berkaitan dengan upaya adaptasi dan inovasi yang dapat dilakukan oleh PR, sehingga dalam masa sulit ini, mampu survive sesuai dengan fungsinya dengan melakukan kolaborasi antar profesi,” ungkapnya.
Sumber : denpasarkota.go.id

