Sosok
Perjuangan Awal Karier Atlet Apriyani Jadi Sorotan, Nekat ke Jakarta Modal Rp200 Ribu
Di balik gegap gempita kemenangan emas ganda putri Indonesia cabor Bulu Tangkis Greysia Polii/ Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020, ternyata terselip kisah haru salah satu pemainnya.

Ialah Apriyani Rahayu, wanita kelahiran Lawulo, Sulawesi Tenggara,m, yang mengawali kariernya hanya bermodalkan uang Rp200 ribu dan sebuah raket untuk berlatih di Pelatnas (Pelatihan Nasional), Cipayung, Jakarta. Pada 2017, Ani, sapaan akrabnya, nekat mendatangi Coach Eng Hian.
Kisah ini diketahui melalui tayangan sebuah video di TikTok milik akun @feby.caniago yang diunggah pada Selasa (3/8). Dalam video singkat tersebut, Ani tengah menangis tersedu-sedu sambil memeluk Coach Eng Hian dan mengucapkan terima kasih.

“Terima kasih, Koh,” ucap wanita 23 tahun itu di antara tangisnya.
“Iya, luar biasa. Tapi masih panjang ya. Gold sebanyak-banyaknya,” ujar Eng Hian.
Di sela video, seorang tampak bertanya perihal bagaimana Apriyani mengawali kariernya dan sampai masuk Pelatnas.
“Ya (Apri) cuma bawa duit 200ribu mau diapain?” ungkap Eng Hian sambil terus memeluk Apriyani.
“Luar biasa, Apri. Ga pernah kenal lelah, ga pernah kenal capek,” lanjutnya.

Ani bahkan mengaku pada pelatihnya bahwa ia tidak akan pernah menyerah. Program apapun akan dijajal semaksimal mungkin dan jadilah ia seperti sekarang.
Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah disaksikan 5,1 juta kali oleh pengguna TikTok. Sebagian besar warganet mengungkapkan rasa takjubnya, bahkan tidak sedikit yang menitikkan air mata.

