Peristiwa
Polda Bali Laksanakan Latihan Praoperasi Lilin Agung 2019, Guna Memelihara Keamanan Jelang Natal & Tahun Baru
Polda Bali – Polda Bali laksanakan latihan praoperasi Lilin Agung 2019 sebelum terjun kelapangan mengamankan peringatan hari natal dan tahun baru oleh masyarakat, secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah keagamaan di Gereja-gereja serta tempat-tempat rekreasi, wisata dan hiburan lainnya.
Kegiatan tersebut akan meningkatkan mobilitas manusia dengan menggunakan berbagai sarana angkutan menjelang, pada saat dan setelah hari natal 2019 serta tahun baru 2020.
Pulau Bali sebagai daerah tujuan wisata dipastikan akan menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam melakukan perayaan kegiatan tersebut, yang secara tidak langsung memberikan dampak terhadap gangguan keamanan di Bali.
Situasi seperti ini dapat menimbulkan kerawanan terjadinya potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) hingga gangguan nyata. Untuk itu dalam rangka pengamanan natal 2019 dan tahun baru 2020, Polda Bali menggelar suatu operasi Kepolisian, dengan sandi operasi Lilin Agung 2019.
Sebagai langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, khususnya personel yang akan dilibatkan dalam kegiatan operasi tersebut, maka dilaksanakan latihan praoperasi dengan tujuan, agar personel yang dilatih dapat memiliki kompetensi yang memadai.
Bertempat di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, latihan praoperasi Lilin Agung 2019 dilaksanakan selama dua hari, dimulai pada hari ini Jumat, 20 Desember 2019 sampai dengan besok, Sabtu, 21 Desember 2019.
Latihan praoperasi Lilin Agung 2019 ini secara resmi dibuka oleh Dir Samapta Polda Bali, Selaku Kasatgas Opsda, Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih, M.M. Jumat (20/12) Dir Samapta Polda Bali, selaku Kasatgas Opsda meminta kepada seluruh peserta pelatihan, hendaknya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan ini dengan serius dan bersungguh-sungguh, sehingga nantinya memiliki arah dan pedoman yang jelas dalam melaksanakan tugas operasi.
“Demikian pula kepada para instruktur, saya meminta agar betul-betul mengerahkan segala kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, untuk diberikan kepada para peserta, sehingga hasil pelatihan ini akan memiliki out put dan bobot yang seimbang,” pungkas Dir Samapta Polda Bali.
Sumber ; Humas Polda Bali

