Connect with us

Ini Putu Gede Asnawa Dikta, Sisihkan Uang Pribadi untuk Bangun Sekolah Hindu

Sosok

Ini Putu Gede Asnawa Dikta, Sisihkan Uang Pribadi untuk Bangun Sekolah Hindu

Berbekal tekad dalam memajukan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Hindu di pedesaan, Putu Gede Asnawa Dikta (26), berinisiatif mendirikan sekolah yang diberi nama Pratama Widya Pasraman (PWP) Rare Semesta. Program ini diawali dari tempat kelahirannya sendiri, yakni di Banjar Dinas Besakih Kawan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Menariknya, taman kanak-kanak yang berada di bawah naungan Yayasan Rare Semesta ini didirikan sendiri dan dibiayai secara pribadi oleh Asnawa sebelum berkolaborasi dengan beberapa lembaga non profit lainnya.

Para Siswa TK Rare Semesta Beserta Para Guru dan Asnawa Dikta (kiri) – Doc. Rare Semesta

Pratama Widya Pasraman (PWP) merupakan istilah untuk Sekolah Hindu pada jenjang Taman Kanak-Kanak sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 56 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Hindu. Pembangunan sekolah ini didasarkan atas semangat untuk berkontribusi terhadap kemajuan SDM di pedesaan yang dimulai dari Banjar Dinas Besakih Kawan. Kebetulan, atas aspirasi masyarakat melalui Kelihan Banjar Dinas (KBD) Besakih Kawan, bahwa sangat diperlukan sekolah pada jenjang usia dini mengingat sedari dulu memang belum pernah ada sekolah yang dimaksud.

“Rare Semesta merupakan nama dari sebuah yayasan yang bersifat non profit dengan fokus program pendidikan di pedesaan. Yayasan Rare Semesta merupakan wadah kontribusi untuk generasi melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) berkelanjutan di pedesaan. Pola pergerakan Rare Semesta selalu mengedepankan semangat ‘ngayah’ (gotong royong), pelayanan bersama, dan sinergi berkelanjutan,” ungkap pria kelahiran Denpasar, 16 Juni 1993 itu.

Asnawa Dikta Memberi Bingkisan Pada Siswa Berprestasi – Doc. Rare Semesta

Pada tahun ajaran pertama, lulusan S1 Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Ganesha itu, mulai memangun seorang diri dengan meminjam ruang belajar di Balai Banjar Besakih Kawan. Sedangkan, untuk gaji pertama guru honor sebanyak tiga orang ditalangi seorang diri dengan menyisihkan dari penghasilan. Tahun ajaran kedua, Asnawa berkolaborasi dengan Komunitas Bali Caring Community (BCC) dan Himpunan Generasi Peduli Pendidikan (HIGPEN). Sarana prasarana berupa meja, kursi, alat bermain sederhana, dan poster lainnya dibantu oleh BCC dan pada tahun kedua, separuh dana untuk honorarium dibantu oleh HIGPEN.

Taman Kanak-Kanak Rare Semesta didirikan pada Juli 2018. Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan fasilitas seadanya bertempat di Balai Banjar Besakih Kawan (pinjam pakai). Sampai saat ini, TK Rare Semesta belum memiliki gedung belajar yang memadai. Kendati demikian, bersekolah di sini siswa tidak dikenakan biaya alias gratis. Seluruh biaya operasional masih ditanggulangi dengan cara swadaya para relawan. Panduan belajarnya masih mengacu pada jenjang PAUD sesuai Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dimodifikasi untuk memperkuat pendidikan karakter, seni budaya, dan berorientasi pada Tri Hita Karana.

Para Siswa TK Rare Semesta Sedang Kusyuk Melantunkan Puja Tri Sandhya – Doc. Rare Semesta

“Taman Kanak-Kanak ini memiliki dua orang guru pengabdi. Pada tahun ajaran 2018/2019 jumlah siswa kami sebanyak 14 orang, sedangkan pada tahun ajaran 2019/2020 jumlah siswa 12 orang. Astungkara, kami sudah menamatkan tujuh anak dari TK Rare Semesta ini,” pungkas Sekretaris Manajemen Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih tersebut.

Meski telah berjalan kurang lebih dua tahun, TK Rare Semesta masih memiliki kekurangan, di antaranya masalah finansial dan belum adanya petunjuk yang jelas dalam melaksanakan sekolah berbasis Agama Hindu. Karena sesuai tujuannya, TK Rare Semesta ingin berupaya dalam memperkuat SDM Hindu di pedesaan serta membangun tempat belajar yang memadai dan mencerminkan Sekolah Hindu. (*)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Sosok

Advertisement
To Top