Sosok
Setahun Putus Sekolah, Anak Yatim Ini Bantu Ibunya Jualan Cilok Keliling, Sering Diejek Teman
Setiap hari, Dimas membantu ibunya jualan cilok keliling dengan berjalan kaki. Banyak teman yang mengejeknya lantaran berjualan, hingga ada yang memukul dan memalaknya di jalan.

Sudah setahun Dimas putus sekolah. Ia terpaksa tidak melanjutkan sekolahnya karena tidak memiliki biaya, sehingga harus membantu ibunya berjualan.
Dimas yang merupakan yatim sedari dalam kandungan hanya tinggal bersama ibunya di daerah Arcamanik, Bandung. Ia pun mengaku ingin melanjutkan sekolahnya lagi jika memiliki dana.
“Aku ingin terus bantu ibu dan nabung biar punya uang buat beli alat sekolah dan bisa sekolah lagi kayak dulu,” ungkap Dimas.

Setiap hari, Dimas membantu ibunya membuat cilok dan menjajakannya dari satu tempat ke tempat lain. Sebungkus cilok dijual seharga Rp2.000.

Selain dirinya, sang ibu juga ikut berjualan di sekitar rumahnya. Meski demikian, penghasilan mereka tidak menentu dan kadang kehabisan modal hingga tidak bisa berjualan untuk beberapa waktu.

