Peristiwa
Tingkatkan Nilai Tambah Komoditi Pertanian, Badung Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pangan Lokal bagi KWT
Guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) tentang tata cara pengolahan hasil pertanian, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah komoditi pertanian, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar pelatihan pengolahan pangan lokal bagi KWT di Badung. Pelatihan yang diikuti 30 peserta ini dibuka oleh Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana di Sheraton Bali Kuta, Senin (7/12). Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan alat pengolahan pangan secara simbolis.
Dalam sambutannya, Kadis Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana mengatakan sasaran kebijakan pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yaitu tercapainya pangan rumah tangga yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, bergizi dan terjangkau daya beli masyarakat. Sehubungan dengan itu upaya-upaya untuk mendorong peningkatan daya saing produksi olahan KWT perlu terus ditingkatkan.
“Melalui petugas terkait, kami berharap terus memberikan pembinaan kepada KWT, sehingga kedepan akan berkembang menjadi unit-unit usaha rumah tangga yang mampu mendukung pertumbuhan perekonomian di pedesaan, ” harapnya.
Sasaran kegiatan pelatihan kali ini adalah anggota KWT Desa Angantaka dan Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, KWT Desa Sembung dan Desa Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi serta UPPKS Bougenville Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara. Pelatihan akan berlangsung selama 2 (dua) hari dan diikuti 30 peserta. Untuk narasumber dari Badan Kajian Teknologi Pertanian Provinsi Bali. Sebelum mengawali kegiatan para peserta melakukan rapid test dan wajib memenuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Sumber: Badungkab.go.id

