Olahraga
Cabor Sepakbola Denpasar Lolos Semifinal Porprov Bali XIV.
Tim Sepakbola Denpasar berhasil lolos ke babak semifinal Porprov Bali XIV di Stadion Debes Tabanan, usai mengalahkan Gianyar 3-1 pada laga lanjutan grup B.
Kemenangan ini, menambah deretan tren kemenangan Denpasar, setelah dua laga awal menang atas Karangasem 2-0 dan Buleleng 0-2.
Sementara itu, tim Gianyar yang kalah dalam laga ini masih memiliki peluang.
Namun, nasib tim asuhan Kadek Swartama ini bergantung pada pertandingan antara Tabanan vs Denpasar, dan Buleleng vs Karangasem.
Jika Denpasar mengalahkan Tabanan atau seri di laga ini, maka Gianyar memiliki peluang lolos ke babak semifinal.
Jika Karangasem menang atas Buleleng, tentu akan memiliki poin sama namun berhitung produktivitas gol dengan Gianyar.
Karangasem dan Tabanan memiliki kans lolos dalam laga ini jika mereka menang.
Pelatih Gianyar Kadek Swartama mengatakan semua tim di grup ini memiliki peluang untuk lolos dari grup ke babak semifinal.
“Saya percaya semua tim tidak mungkin main mata. Dalam sepakbola, jika mereka bikin sekarang (main mata) pasti besok mereka akan alami hal serupa,” kata legenda Gelora Dewata ini.
Dia mengatakan, untuk prestasi dan prestise tentu tim lain seperti Denpasar, Tabanan, Karangasem dan Buleleng tidak akan bermain mata dalam laga nanti.
“Mereka akan mencari nama baik dan mereka akan berjuang,”katanya. Terkait kekalahan atas Denpasar yang diasuh pelatih Anak Agung Bramastra ini, KSW mengatakan Denpasar lebih tenang dalam laga.
“Kita sudah maksimal. Tapi kehilangan striker kami Surya Apriana yang diakumulasi wasit akibat beberapa saat ingin bertanding, membuat kami kesulitan. Karena dia tumpuan kami sejak awal,” kata KSW.
Surya Apriana, stiker Gianyar yang mencetak dua gol ke gawang Buleleng secara mendadak tercatat akumulasi oleh wasit, sementara seharusnya tidak akumulasi.
Terjadi kesalahan saat wasit input data kartu kuning di laga sebelumnya.
Saat Gianyar protes, wasit menyatakan protes ini harus dilakukan setelah laga sebelumnya atau summary match diterima.
Pelatih Denpasar, Anak Agung Bramastra, mengatakan telah membaca style bermain Gianyar. Mereka mengandalkan serangan balik dan set piece (bola mati).
“Secara individu dan tim anak-anak bisa menjalankan skema. Kebobolan babak pertama karena anak anak ceroboh,” kata pelatih berlisensi B AFC Ini.
Meski sudah lolos ke semifinal setelah mengantongi sembilan poin, Bram mengaku tetap bermain figth saat laga lawan Tabanan.
“Junjung sportivitas dan fair play. Dan tak ada bermain mata. Semua pemain akan tunjukkan tanggung jawab dalam laga ini,” katanya.
Sumber; denpasarkota.go.id

