Olahraga
Gowes Sambil Beramal, Fibrefirst Galang Donasi Rp200 Juta untuk Korban Covid-19
Fibrefirst, sebuah perusahaan suplemen kesehatan impor, menggelar Roadshow yang bertajuk ‘Fibrefirst Virtual Cycling 2020’. Event bersepeda virtual terbesar di Indonesia yang berlangsung pada Selasa (27/10) ini bukan semata untuk berolah raga biasa, melainkan sekaligus berdonasi. Target donasi Rp200 juta akan disalurkan pada sepuluh ribu keluarga korban covid-19 di Indonesia.
Puluhan pesepeda baik lokal maupun nasional turut meramaikan roadshow sekaligus city tour dengan rute beberapa landmark di kota Denpasar. Turut pula hadir Ny. Selly Mantra, selaku Ibu Wali Kota Denpasar yang ikut bersepeda bersama peserta lainnya.

“Saya sangat berterima kasih, memberikan apresiasi kepada Fibrefirst karena di masa pandemi ini, bagaimana cara kita meningkatkan imun itu satu-satunya cara kita menghindari covid-19 ini. Ini adalah salah satu alternatif, jadi mengajak kita untuk mulai dan menjalankan hidup sehat dengan berolah raga dan juga sambil berdonasi,” ucap Selly Mantra yang ternyata juga gemar bersepeda.
Selain gowes keliling kota Denpasar dengan titik start Four Star by Trans Hotel, Fibrefirst Virtual Cycling 2020 yang serentak digelar di seluruh Indonesia sejak 12 Oktober hingga 1 November ini mengadakan Coaching Clinic bekerja sama dengan BIMC Hospital Nusa Dua yang bertempat di finish point, Shotgun Social Sanur. Adapun tujuan dari event ini dijelaskan oleh Edison Wardhana, selaku Ambassador Fibrefirst Cycling 2020.
“Kegiatan ini memang kita tujukan untuk mengajak masyarakat seluruh Indonesia untuk tetap mempunyai positive attitude, salah satunya berolah raga di mana pun dan kapan pun. Untuk tahun ini, kita menggunakan sepeda karena sepeda lagi hype banget,” paparnya.
Yang paling penting penting dari event ini adalah, Fibrefirst dan para peserta terdaftar ingin mendonasikan setiap kilometernya, yakni Rp400/km dengan target jarak tempuh sejauh 1 juta kilometer dengan total donasi sebesar Rp200 juta yang akan disalurkan kepada sepuluh ribu keluarga korban covid-19 di Indonesia melalui Yayasan Kita Bisa.
Tidak tanggung-tanggung, ada sekitar tiga ribu peserta yang telah mendaftar dan ikut melaksanakan gerakan ini di kota masing-masing. Sementara, roadshow hanya diadakan di delapan kota, di antaranya: Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Denpasar, dan Makassar.
“Virtual di sini berarti sebuah gerakan yang tidak mengumpulkan orang secara banyak, tetapi kita mengajak orang untuk terus bergerak dan mempunyai pola hidup sehat, salah satunya dengan mengundang komunitas-komunitas pesepeda di seluruh Indonesia,” sambung Edison Wardhana.
Sementara, per tanggal 27 Oktober kemarin jarak tempuh yang telah tercatat hampir 400 ribu kilometer dengan total donasi hampir Rp150 juta. Tersisa kurang dari seminggu lagi untuk mencapai jarak tempuh 1 juta kilometer di akhir tanggal 1 November 2020. Pendaftaran pun masih terbuka lebar bagi para cyclist yang ingin gowes sambil berdonasi.
Ada satu hal lagi yang menarik dari Fibrefirst Virtual Cycling 2020 ini, yakni Fibre Bike, sebuah sepeda ikon dati event ini yang ikut tour bersama pesepeda lainnya dan akan dilelang di akhir acara. Harga dibuka mulai Rp1 juta dan hasil lelangnya akan ikut didonasikan. Uniknya, Fibre Bike memiliki hak istimewa yakni double donation karena dapat menyumbang dua kali lipat lebih besar per kilometernya, yaitu Rp800/km.

Raga Priambudi, Perwakilan dari Komunitas Southern Triathlete, adalah salah seorang yang beruntung mendapat kehormatan menunggangi Fibre Bike. Raga merupakan pesepeda Bali yang juga ambil andil dalam event ini.
“Suatu kebanggan sekali sebagai salah satu Local Brand Ambassador Fibrefirst untuk mengikuti acara ini. Seperti yang telah disampaikan tadi oleh Ibu Walikota, tidak hanya berolah raga menjadikan tubuh bugar, tetapi juga sambil berdonasi,” tandas Raga. (*)

