Sosok
Karel Atlet Wushu Junior Berbakat Dari Bali
Karel Nezo Pratama atau sering dipanggil Karel adalah salah satu Atlet Wushu Junior berbakat dari Bali. Karel mulai menekuni wushu sejak tahun 2015 dimana saat itu Karel diperkenalkan Wushu oleh teman bapaknya. Karel sendiri tertarik dengan olah raga wushu karena menurutnya wushu memiliki tingkat kesulitan yang cukup menantang.
Diawal-awal latihan Karel masih susah beradaptasi dengan gerakan-gerakan di Wushu dimana kelenturan tubuh adalah faktor yang sangat diperlukan. Karena bimbingan pelatih dan ketekunannya berlatih, lambat laun Karel mulai bisa mengikuti gerakan jurus di wushu.

Karel saat ini bergabung di sasana Sinar Naga dimana untuk latihan dilakukan minimal 3 kali seminggu. Biasanya ia latihan di Aula TITD Cao Fuk Miao di Jalan Cargo Denpasar. Sejak awal Karel dilatih oleh pelatih dari sasana Sinar Naga Yaitu Teguh. Menurut Teguh, Karel diawal-awal belum terlihat memiliki potensi di Wushu. Namun karena ketekunannya berlatih Karel bisa meningkatkan kemampuannya. “Karel memiliki kelebihan yaitu ia memiliki lompatan cukup bagus tenaga yang kuat, namun ia juga memiliki kekurangan karena memiliki kaki yang panjang dan tinggi badan kurang lebih 170 sehingga ini bisa mengurangi kelenturannya”, imbuh Teguh.
Menurut Teguh, Karel harus lebih banyak dan sering lagi melakukan stretching agar kelenturannya tetap terjaga. Sebagai pelatih, Teguh berharap Karel bisa menembus tim inti Wushu Provinsi Bali dan bisa memberikan yang terbaik dalam Sirkuit Wushu Nasional 2021 karena sirkuit ini merupakan ajang seleksi untuk masuk ke pelatnas atlet junior untuk persiapan Kejuaran Dunia Wushu Junior 2022 yang akan diadakan di Indonesia.

Sejak tahun 2016 Karel sudah mengikuti kejuaran Wushu seperti Kejuaraan Daerah, Porprov bahkan kejuaran di luar Bali juga ia ikuti. Dalam beberapa kejuaraan Karel berhasil beberapa kali meraih medali. Terakhir Karel berhasil lolos dalam ajang seleksi di Virtual Wushu Championship 2020 yang dilangsungkan dalam 2 seri. Karel lolos ke Sirkuit Nasional 2021 karena ia berhasil memperoleh medali perak untuk kategori Dao Shu Junior A Putra dan Ranking 4 di Gun Shu Junior A Putra pada ajang seleksi tersebut. Karena prestasi tersebut, Karel hingga saat ini masih tercatat sebagai Atlet Wushu Kabupaten Badung.


Sebagai pelatih fisik, Danna memberikan porsi latihan fisik di pagi hari dimana ia selalu mengajak Karel untuk olah raga fisik mulai jam 5 pagi sebelum Karel melakukan aktifitas ke sekolah atau belajar. Menurut Danna, agar Karel bisa tetap Fit dalam memainkan jurusnya ia harus memiliki kondisi dan kekuatan fisik yang bagus. “Jurus Karel saat ini lebih banyak lompatan dan berlari jadi fisiknya harus benar-benar terjaga sehingga Jurus dan lompatan bisa terjaga dengan baik hingga akhir sesi”, cerita Danna.
Karel memiliki harapan dan impian bisa masuk tim inti Wushu Provinsi Bali dan berharap bisa menembus pelatnas wushu sehingga ia bisa mengharumkan nama Bali di tingkat nasional atau bahkan internasional. Semangat Kareal, Jiayooo !!!


1 Comment