Inspirasi
Menikmati Beragam Camilan Tradisional di Warung Bu Kadek Intaran Sanur
Semeton suka makan camilan atau ngemil/nyemil? Tentunya hampir setiap orang suka nyemil apalagi sambil ditemani minuman hangat seperti kopi atau teh. Camilan yang cocok menemai kopi atau teh salah satunya adalah camilan tradisional seperti pisang goreng, ubi goreng, jagung rebus, kacang rebus atau ubi rebus. Hmmm tentunya semeton sudah bisa membayangkan kenikmatan tersebut.

Warung Ibu Kadek adalah salah satu warung tradisional yang menjual camilan tradisional Bali. Menurut Ibu Kadek, ia sudah berjualan camilan tradisional ini kurang lebih 20 tahunan. Ibu asli Sanur tepatnya berasal dari Banjar Panti Sanur ini membuka warungnya di utara Pura Bale Agung Desa Pakraman Intaran.
Warung Ibu Kadek tidak berisi plang nama namun sangat mudah ditemukan karena ia satu-satunya menjual gorengan di lokasi tersebut.

Di warung sederhana ini ia menjual berbagai macam camilan tradisional mulai dari pisang goreng, nangka goreng, ubi goreng, jagung rebus, ubi rebus, kacang rebus, jagung serut dan camilan lainnya termasuk rujak.

Ibu Kadek meracik sendiri adonan tepung yang akan digunakan untuk membuat aneka gorengan di warungnya. Rasa gorengannya tentunya memiliki ciri khas tersendiri dimana gorengannya tidak renyah/crispy namun lebih kearah lembut namun gurih. Selain itu ukuran gorengannya termasuk besar-besar. Tentunya menikmati gorengan dalam keadaan hangat ditemani minuman teh atau kopi akan terasa jauh lebih nikmat.
Harga gorengan dan camilan lainnya di warung ini adalah mulai dari seribu rupiah, tidak mahal namun memiliki rasa yang tidak murahan.

Ibu Kadek berjualan biasanya ditemani suaminya dimana mereka bergantian menggoreng camilan yang akan disuguhkan. Ibu Kadek bercerita kalau penjualannya dalam masa pandemi ini sangat jauh menurun. “Kalau dulu saya saat berjualan tidak akan sempat istirahat karena saking banyaknya pembeli yang harus dilayani. Saya ketika menggoreng camilan tidak pernah sempat berhenti, karena camilan yang sudah jadi langsung habis dibeli pembeli yang cukup ramai saat itu,” kenang Ibu Kadek.

Ibu Kadek mulai berjualan sekitar jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Habis atau tidak habis, Ibu kadek akan menutup warungnya sekitar jam 4 sore.
Biar tidak “wanen” kopi atau tehnya, yuk ke warung Ibu Kadek di Sanur untuk beli camilan sebagai teman dari kopi atau tehnya. Lokasi Warung Ibu Kadek di google map.

