Connect with us

Pacaran Beda Agama Tapi Terancam Di Ujung Tanduk, Galau Harus Bagaimana?

Inspirasi

Pacaran Beda Agama Tapi Terancam Di Ujung Tanduk, Galau Harus Bagaimana?

Jujur, awalnya kalian yang menjalani pacaran beda agama pasti sudah tahu konsekuensi dari hubungan yang bakal kalian jalani. Benar kan?

Tapi yang namanya sudah perasaan, sudah kadung cinta tetap saja konsekuensi itu dihadapi “bersama” pasangan.

Pada hubungan jangka pendek, mungkin konsekuensi yang harus dihadapi tidak banyak karena hanya menyangkut kamu dan dia saja. Tapi berbeda dengan hubungan jangka panjang? Contohnya pacaran yang sudah berlangsung sekian tahun dan berujung pada keputusan untuk menikah.

Kebanyakan kemudian ketika pacaran berbeda agama dihadapkan pada keputusan untuk ke jenjang pernikahan kandas begitu saja karena persoalan restu orang tua.

Masalah pertama yang biasanya hadir yakni restu dari orang tua. Maka tidak salah jika ada orang tua yang bahkan sudah mewanti-wanti anaknya untuk memilih pacar yang beragama sama. Mengapa demikian? karena dikemudian hari baru akan timbul masalah yang sangat rumit, keyakinan.

Dilema kemudian muncul, di satu sisi kamu sayang pada pacar tapi di sisi lain kamu juga tidak rela pindah agama dan meninggalkan orang tua dan keluarga besarmu.

Beruntung jika kamu dan dia bisa bersikap woles dan menerima apapun keputusan orang tua terutama merelakan salah satu untuk berpindah agama. Tapi sebagian ada yang menempuh jalur sebaliknya, keduanya menentang lantas kawin lari dengan segala resikonya, meski tanpa restu, hasilnya? tergantung. Tergantung bagaimana komitmen dan keseriusan keduanya, bisa hasilnya baik, bisa juga sebaliknya.

Nah, sejatinya tidak ada benar dan salah disini. Karena semua tergantung dari seberapa sadar dan seberapa komitmen kamu dan pasanganmu menjalani hubungan yang lebih serius.

Berpindah agama, melepas keyakinan kemudian ikut dengan keyakinan agama pasangan itu hak asasi manusia yang tidak bisa dipaksakan. Yang terpenting kalian setelah menikah bisa membuktikan bisa lebih bahagia dan sejahtera, that’s it.

Biasanya nih, buat yang kemudian menikah model di atas, restu orang tua hadir atau orang tua kemudian luluh setelah ada cucu yang lucu-lucu untuk orang tua kalian.

Kuncinya: Komitmen dan Sadar Akan Konsekuensi. (Mar)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya di Inspirasi

Advertisement
To Top