Bali
Mau Melukat ? Ini 8 Lokasi Di Seputaran Kota Denpasar Yang Bisa Dipilih Untuk Melukat Saat Banyupinaruh
Rahinan Banyupinaruh jatuh pada hari Redite(Minggu) Paing, Wuku Sinta atau sehari setelah hari raya Saraswati. Rahinan Banyupinaruh biasanya dipilih oleh umat Hindhu untuk melakukan pengelukatan(melukat).

Tidak perlu jauh-jauh untuk melukat, di seputaran Kota Denpasar juga banyak tempat melukat yang bisa menjadi pilihan semeton. Berikut ini ada beberapa lokasi/pura yang bisa dipilih untuk dijadikan tempat melukat saat Banyupinaruh.
1. Pura Dalem Mengening Lan Penghayatan Bhatara Semeru
Pura Dalem Mengening Lan Penghayatan Bhatara Semeru berlokasi di Desa Adat Renon. Letak pura ini dekat dengan Pasar Renon kurang lebih 500 meter ke arah timur dari Pasar Renon , tepat di pertigaan yang menuju ke bundaran Renon.

Di pura ini sejak awal terdapat mata air yang tidak pernah habis dan airnya sangat jernih, air inilah yang hingga kini digunakan untuk melukat. Melukat ditempat ini memiliki “khasiat” untuk me-somya/menetralisir/mengembalikan hal yang tidak baik secara skala dan niskala tetapi bukan melebur atau menghancurkannya.
Khasiat Air Suci atau tirta dari Pura ini tidak hanya untuk melukat, namun bisa digunakan untuk memerciki tempat usaha sehingga tempat usaha akan dibersihkan secara niskala.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
2. Pura Pucak Watu Geni
Pura Pucak Watu Geni merupakan salah satu tempat melukat yang berada ditengah kerarmaian Kota Denpasar. Lokasi Pura ini berada di Jalan Nuansa Indah Desa Pemecutan Kaja Denpasar. Untuk mencapai lokasi pura ini masuk melalui jalan Buluh Indah, sebelah selatan perempatan Buluh Indah – Gatsu Barat. Sekarang sudah berisi petunjuk jalan untuk lokasi pura ini atau cari di google maps. Letak Pura Pucak Watu Geni berada ditengah-tengah pemukiman penduduk.

Di halaman utama pura (jeroan) terdapat batu besar yang mengeluarkan air dimana airnya tidak pernah habis sehingga sering disebut sebagai air abadi. Air yang keluar dari Batu Besar mengalir ke sebuah penampungan mirip seperti sumur. Air di sumur inilah kemudian ditampung dalam sebuah batu besar bentuknya mirip guci. Air ini nantinya digunakan sebagai tirta (air suci) yang digunakan saat piodalan maupun untuk melukat.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
3. Pura Beji Maospahit
Pura Beji Maospahit merupakan pura yang masih menjadi satu bagian dengan Pura Maospahit. Pura Beji ini terletak di Gang III Jalan Setiabudi, disebelah SDN 4 Pemecutan.

Di pura ini terdapat buluk/sumur tua yang konon dari cerita secara turun temurun diyakini sebagai jejak kaki Sri Kebo Iwa. Sumur ini walaupun kecil namun airnya tidak pernah habis. Selain itu walaupun berada bersebelahan dengan pohon kuwang, ajaibnya akar-akar pohon kuwang ini tidak masuk ke dalam sumur.
Air suci dari sumur inilah yang sering digunakan untuk pesiraman Ida Sesuhunan dan untuk warga/pemedek yang ingin melukat membersihkan diri baik secara skala maupun niskala.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
4. Pura Dalem Pengembak Merta Sari
Pura Dalem Pengembak Mertasari, Sanur adalah salah satu pura yang dipilih masyarakat untuk melakukan ritual mandi suci atau sering disebut dengan melukat. Pura yang terletak di pewidangan Banjar Tanjung Desa Sanur Kauh ini sudah sejak tahun 1920-an digunakan untuk tempat melukat.

Melukat di pura ini memiliki tujuan untuk memohon pembersihan diri secara niskala untuk menghilangkan sakit niskala, bebaian dan sejenisnya atau untuk memohon agar diberikan keturunan. Selain itu bisa juga untuk memohon kelancaran usaha/bisnis.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
5. Pura Taman Beji Di Areal Pasar Badung
Pura Taman Beji memiliki lokasi yang cukup unik dimana lokasi pura terletak di tengah aliran Tukad Badung tepat di sebelah barat gedung Pasar Badung. Untuk menuju ke lokasi Pura Taman Beji ini kita harus turun melalui jembatan yang ada di sebelah barat Pasar Badung.

Di Pura Taman Beji ini terdapat mata air yang tidak pernah habis dimana air yang keluar dari mata air inilah yang kemudian digunakan untuk melukat. Lokasi mata air ini di sebelah utara dari mandala utama pura dimana sekitar mata air ini terdapat pohon bambu.
Khasiat air suci dari mata air ini bermacam-macam seperti untuk melukat melebur mala atau sakit secara niskala, ada juga untuk memohon anak dan bisa digunakan sebagai pelancar rejeki bagi yang sedang berdagang atau membuka usaha.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
6. Pura Melanting Jambe Pole Di Taman Festival Padang Galak
Pura Melanting Jambe Pole terletak ditengah Taman Festival Padang Galak dimana taman rekrekasi ini adalah taman rekreasi yang sudah mangkrak dan terkenal akan aura mistis atau gaibnya.

Di pura ini juga bisa melukat dimana tempat untuk melukat berlokasi persis dipinggir aliran sungai. Tempat melukat di pura ini airnya bersumber dari mata ari atau sering disebut dengan klebutan. Melukat ditempat ini dipercaya juga untuk membersihkan kotoran-kotoran secara niskala pada tubuh kita.
Di pura ini kita juga bisa memohon kesembuhan dari suatu sakit niskala maupun untuk memohon kelancaran rejeki. Banyak yang meyakini kalau Ida Sesuhunan di Pura Melanting ini sangatlah pemurah asalkan pemedek datang dengan niat yang tulus.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
7. Pura Taman Beji Penyampuhan
Pura Taman Beji Penyampuhan terletak di ujung selatan Banjar Suci Dauh Puri Kangin Denpasar. Lokasi pura terletak persis di area pecampuhan yang mempertemukan aliran Tukad Badung dan aliran Tukad dari arah timur yang diperkirakan berasal dari Dam Wongan.

Sumber air berasal dari pecampuhan dimana di area tersebut terdapat seperti mata air/klebutan. Biasanya orang melukat di Pura yang diyakini dijaga oleh sosok Buaya Kuning ini untuk memohon kesembuhan dari sakit niskala, untuk orang yang mengalami gangguan jiwa dan juga ada yang memohon untuk memperlancar usaha maupun jabatan dalam karirnya.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
8. Pura Beji Pesimpangan Ratu Niang Sakti Kerobokan
Walaupun lokasi Pura Beji Pesimpangan Ratu Niang Sakti ini di Kerobokan Badung, namun masih bisa dikatakan masuk area seputaran Kota Denpasar karena letaknya tidak jauh dari Kota Denpasar.

Pura Beji ini terletak dipinggir sungai yang sering disebut sebagai tukad Kreteg di Banjar Padang Kerobokan. Tukad ini juga terkenal tenget/angker karena menurut cerita masyarakat setempat, tukad ini adalah tempat untuk membuang jenasah-jenasah saat kejadian Gestok silam.
Pura Beji Pesimpangan Ratu Niang Sakti adalah salah satu tempat untuk melakukan kegiatan melukat/mandi suci untuk membersihkan diri baik secara skala maupun niskala.

Selain untuk nunas tamba (obat) dengan cara melukat, di Pura Beji ini juga bisa untuk memohon keturunan dan memohon keselamatan untuk anak/bayi. Proses ini dilakukan dengan memohon kepada Ida Sesuhunan Ratu Biang Kelika yang digambarkan dengan wujud Rangda yang sedang menggendong anak.
Cerita lengkap mengenai Pura ini bisa klik disini
Nah itulah beberapa tempat melukat yang bisa menjadi pilihan anda saat Banyupinaruh. Karena masih dalam masa pandemi, jangan lupa untuk tetap ikuti protokol kesehatan ya semeton.

